get app
inews
Aa Text
Read Next : Butuh 385 Ribu Talenta Digital Setiap Tahun, Komdigi Dorong Kemandirian Teknologi AI

Teknologi AI Terbaru Ini Bisa Deteksi Saraf Gigi Hanya Dalam 10 Detik

Sabtu, 31 Januari 2026 | 06:23 WIB
header img
Inovasi kedokteran gigi berbasis AI dan pencitraan 3D kini hadir di Indonesia.. (Foto: iNews).

JAKARTA, iNewsTangsel - Dunia kedokteran gigi di Indonesia kini memasuki era baru dengan penerapan teknologi pencitraan tiga dimensi yang terintegrasi dengan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Inovasi teknologi ini hadir sebagai solusi mutakhir yang menawarkan presisi tinggi untuk membantu para profesional mendiagnosis masalah gigi dengan lebih akurat.

Teknologi ini memiliki keunggulan khusus dalam perawatan endodontik melalui resolusi ultra-tinggi yang mampu memvisualisasikan detail anatomi saluran akar yang paling tersembunyi. Kehadiran fitur scout view juga membantu dokter menentukan posisi pemindaian yang tepat, sehingga meminimalkan risiko pasien terpapar radiasi berulang akibat kesalahan posisi rontgen.

Selain kecanggihan teknisnya, perangkat bernama Meyer Dental CBCT 3D Pro Series ini didesain sangat ringkas sehingga mudah diaplikasikan pada ruang praktik dokter gigi yang memiliki keterbatasan lahan. Aspek inklusivitas juga diperhatikan dengan desain yang ramah bagi pengguna kursi roda serta sistem penyangga lima titik untuk menjaga kestabilan posisi pasien.

Kecerdasan buatan dalam perangkat ini dioperasikan melalui perangkat lunak pintar yang mampu mendeteksi saluran saraf dan akar gigi secara otomatis dalam waktu kurang dari 10 detik. Kemampuan asisten pintar ini sangat membantu mempercepat alur kerja klinis serta mengurangi beban kerja manual yang biasanya memakan waktu lama.

Fitur Artefact Reduction secara cerdas bekerja menghilangkan gangguan visual yang sering muncul akibat adanya benda logam seperti implan atau mahkota gigi pada pasien. Sementara itu, algoritma pemrosesan gambar memastikan tekstur asli tetap terjaga dengan jernih sehingga kepadatan tulang di sekitar area implan dapat dianalisis hanya dengan satu klik.

National Sales Manager Cobra Dental, Zico, menyatakan bahwa inovasi teknologi kesehatan ini disambut dengan antusiasme yang sangat tinggi oleh para dokter gigi di tanah air. Bahkan sebelum peluncuran resminya, banyak klinik yang sudah memesan perangkat canggih ini untuk meningkatkan standar pelayanan medis mereka kepada masyarakat.

"Ini merupakan tonggak penting dalam misi kami memajukan ekosistem kesehatan gigi di Indonesia melalui teknologi yang intuitif," ujar Zico dalam keterangannya, Jumat (30/1/2026). Ia menegaskan bahwa alat yang dihadirkan PT. Cobra Dental Indonesia ini dirancang tidak hanya untuk tampil canggih, tetapi juga untuk mempermudah pekerjaan harian para dokter gigi dalam menangani kasus kompleks.

Harapan besar disematkan agar adopsi teknologi AI 3D ini mampu mendorong Indonesia menjadi pusat keunggulan kedokteran gigi di kawasan Asia Tenggara. Dengan hasil diagnosis yang lebih presisi, diharapkan tingkat keberhasilan perawatan gigi pasien akan meningkat secara signifikan di masa depan.
 

Editor : Aris

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut