Truk Diduga Asal Tangsel Buang Sampah di TPA Ilegal Rumpin, Picu Konflik Warga Bogor
CIPUTAT, iNewsTangsel – Sebuah video yang memperlihatkan detik-detik pembuangan sampah oleh truk yang diduga berasal dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) ilegal Cidokom, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, viral di media sosial dan memicu kemarahan warga setempat.
Warga Bogor menilai wilayah mereka kembali dijadikan tempat buangan sampah dari daerah lain. Aksi tersebut dinilai mencemari lingkungan dan mencederai hubungan antar daerah, terutama antara Tangsel dan Bogor, Selasa (2/2/2026).
Dalam video berdurasi kurang dari satu menit yang diunggah akun Instagram @infociseengid, terlihat sebuah truk pengangkut sampah berwarna hijau dengan muatan sampah dalam jumlah besar memasuki area terbuka di Cidokom, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Sampah rumah tangga bercampur plastik dan limbah lainnya tampak menggunung di lokasi yang diduga tidak memiliki izin resmi sebagai tempat pembuangan akhir.
Lokasi tersebut disebut berada di Kampung Lebak Ela, Desa Cidokom, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Seorang pemuda dalam video itu menyebutkan bahwa aktivitas pembuangan sampah dari luar daerah, khususnya yang diduga berasal dari Tangsel, bukan kali pertama terjadi.
Menurutnya, warga Rumpin kerap menjadi pihak yang paling dirugikan akibat praktik pembuangan sampah secara ilegal tersebut.
“Minggu 1 Februari 2026, kami masyarakat Rumpin menemukan tempat pembuangan sampah ilegal yang berada di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Sampah-sampah ini berasal dari Tangerang,” ujar pemuda tersebut dalam video yang dikutip wartawan.
Dalam video itu, ia menilai lemahnya pengawasan membuat wilayah Rumpin terus menjadi sasaran pembuangan sampah lintas daerah, sementara dampak pencemaran harus ditanggung warga setempat.
“Saya meminta Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Lingkungan Hidup menindak tempat sampah ilegal yang berada di Kecamatan Rumpin,” tegasnya.
Keberadaan TPA ilegal ini, menurut salah satu netizen, sudah lama dikeluhkan karena menimbulkan bau menyengat, pencemaran tanah, hingga kekhawatiran terhadap dampak kesehatan.
Netizen pun menilai praktik pembuangan sampah lintas daerah ini berpotensi memicu konflik sosial jika dibiarkan berlarut-larut.
Di kolom komentar unggahan tersebut, sejumlah warga Bogor meluapkan kekesalan dan menilai daerah mereka kerap menjadi korban kiriman sampah dari wilayah perkotaan.
Mereka mendesak pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk segera menutup lokasi TPA ilegal serta menindak tegas pihak pengelola dan pengangkut sampah.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan terkait dugaan asal truk sampah dalam video viral tersebut.
Wartawan telah mengonfirmasi Sekretaris Dinas DLH Tangsel, Hadi Widodo, namun belum ada pernyataan resmi mengenai kebenaran bahwa sampah tersebut berasal dari wilayah Tangsel.
Warga berharap pemerintah lintas daerah segera turun tangan untuk mencegah Rumpin terus dijadikan lokasi pembuangan sampah dari luar wilayah, sekaligus meredam potensi konflik antara masyarakat Bogor dan Tangsel akibat persoalan sampah yang tak kunjung selesai.
Editor : Aris