get app
inews
Aa Text
Read Next : Ketum PITI: Indonesia Negeri Toleransi yang Memukau Paus Fransiskus

Ramadhan, Jam Operasional Usaha di Tangerang Dibatasi

Rabu, 11 Februari 2026 | 21:20 WIB
header img
Ilustrasi restoran tutup di siang hari saat bulan Ramadan. (Foto: Istimewa).

TANGERANG, iNewsTangsel.id - Untuk menjaga ketenangan, kenyamanan, serta harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat, selama Ramadhan jam operasional usaha diatur. Pemerintah Kabupaten Tangerang menetapkan kebijakan pembatasan jam operasional tempat usaha, mulai dari tempat hiburan malam hingga restoran dan kafe, selama perayaan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi. 

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid mengatakan, kebijakan ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan menciptakan suasana kondusif bagi umat Muslim dalam menjalankan ibadah puasa, sekaligus menumbuhkan sikap saling menghormati antarwarga.

“Kebijakan ini kami keluarkan bersama MUI sebagai bentuk pengaturan sosial agar masyarakat dapat menyambut bulan suci Ramadan dengan khidmat, tenang, nyaman, dan aman,” katanya, Rabu (11/2/2026). 

Dia menjelaskan, selama Ramadan tempat hiburan malam akan ditutup sementara. Sedangkan, restoran, kafe, dan warung makan hanya diperbolehkan beroperasi mulai pukul 16.00 WIB hingga 04.00 WIB dini hari. 

“Di luar jam tersebut, kegiatan usaha tidak diperkenankan,” tegasnya. 

Menurut Maesyal, pengaturan ini bukan semata-mata pembatasan, melainkan bentuk penataan ruang sosial agar seluruh lapisan masyarakat dapat menjalani aktivitas masing-masing dengan saling menghargai, terutama dalam konteks ibadah.

“Melalui kebijakan ini, kami berharap Ramadan tidak hanya menjadi momen spiritual, tetapi juga ruang memperkuat toleransi, kebersamaan, dan ketertiban sosial di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk,” imbuhnya. 

Selain pengaturan jam operasional, lanjut dia, pihaknya juga menyiapkan langkah pengamanan dengan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, TNI, dan Polri. Pengawasan akan difokuskan pada titik-titik yang selama ini rawan terjadi pelanggaran ketertiban umum.

“Kami ingin masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman tanpa gangguan. Semua unsur sudah memiliki tugas masing-masing dan akan berkoordinasi agar suasana Ramadhan tetap kondusif,” pungkas Maesyal.

Editor : Elva Setyaningrum

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut