get app
inews
Aa Text
Read Next : Siaga Darurat, Simulasi Penanganan Kebakaran Avtur Digelar

ITB Luncurkan Pusat Riset Risiko Bencana untuk Perkuat Kebijakan Nasional

Kamis, 05 Maret 2026 | 13:27 WIB
header img
Bencana tanah longsor dahsyat menerjang lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Sabtu (24/1/2026) dini hari. (Foto: ist)

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Upaya memperkuat ketahanan Indonesia terhadap risiko bencana terus dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan industri asuransi. Salah satu langkah yang ditempuh adalah penguatan pemodelan risiko bencana sebagai dasar kebijakan pembiayaan dan transfer risiko nasional.

Komitmen tersebut dibahas dalam International Seminar on Disaster Risk Transfer yang digelar pada 11–12 Februari 2026 lalu di Bandung. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung serta didukung oleh World Bank.

Seminar tersebut mempertemukan pembuat kebijakan, akademisi, pelaku industri, dan praktisi dari berbagai negara. Forum ini menjadi ruang pertukaran pengetahuan dan penguatan ekosistem Disaster Risk Financing and Insurance (DRFI) di Indonesia, termasuk pengembangan instrumen transfer risiko berbasis model risiko bencana.

Dalam forum itu, Indonesia Re memaparkan skema transfer risiko bencana berbasis asuransi parametrik, termasuk mekanisme pemicu klaim (trigger), sistem pembayaran klaim (payout), serta kapasitas reasuransi nasional. Skema tersebut dinilai sebagai contoh kolaborasi antara pemerintah, industri, dan akademisi dalam pengelolaan risiko bencana.

Direktur Teknik dan Operasi Indonesia Re, Delil Khairat, mengatakan pemodelan risiko merupakan elemen penting dalam memperkuat kebijakan transfer risiko bencana nasional. “Melalui pengembangan pemodelan risiko nasional dan instrumen transfer risiko yang terintegrasi, Indonesia dapat memperkuat perlindungan fiskal negara berbasis kapasitas nasional serta kolaborasi global,” kata Delil, Kamis (5/3/2026).

Editor : Hasiholan Siahaan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut