get app
inews
Aa Text
Read Next : Butuh 385 Ribu Talenta Digital Setiap Tahun, Komdigi Dorong Kemandirian Teknologi AI

BRIN: Kolaborasi dan SDM Jadi Fokus Pengembangan Riset Nasional

Rabu, 15 April 2026 | 16:20 WIB
header img
Pembukaan pameran Lab Indonesia 2026. (Foto: Elva)

TANGERANG, iNewsTangsel.id - Penguatan kolaborasi antar lembaga serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) menjadi fokus utama dalam upaya mendorong kemajuan riset nasional. Hal ini diungkapkan Kepala Organisasi Riset Nanoteknologi dan Material pada Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Dr. Ratno Nuryadi, saat pembukaan pameran Lab Indonesia 2026 ke-8, Rabu (15/4/2026). 

‎Menurutnya, kolaborasi lintas sektor dibutuhkan untuk meningkatkan daya saing riset Indonesia. Karena kolaborasi tidak hanya mempercepat proses inovasi, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan hasil riset secara lebih luas.

‎“Pengembangan SDM riset harus berjalan seiring dengan penguatan jejaring kolaborasi. Dengan begitu, pameran ini tidak hanya menjadi ajang unjuk teknologi laboratorium, tetapi juga ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) di bidang riset dan inovasi.

‎Kepala Organisasi Riset Nanoteknologi dan Material BRIN, Ratno Nuryadi, menegaskan kemajuan suatu bangsa tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh kualitas manusia yang mengelolanya. Karena itu, pameran ini memiliki peran penting dalam meningkatkan kapasitas SDM melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman lintas negara.

‎“Melalui forum ini, terjadi interaksi langsung antara akademisi, industri, dan pemerintah. Ini menjadi peluang besar untuk meningkatkan kompetensi SDM serta memperluas jejaring kolaborasi,” ujarnya.

‎Ratno juga menyoroti pentingnya konektivitas antar pelaku ekosistem riset sebagai fondasi dalam membangun inovasi yang berdampak bagi masyarakat. Karena kolaborasi yang terbangun tidak hanya memperkuat kapasitas individu, tetapi juga mendorong lahirnya solusi yang lebih relevan dan aplikatif.

Sejalan dengan visi pembangunan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas 2045, penguatan SDM menjadi prioritas utama. Target pertumbuhan ekonomi dan kemajuan teknologi tidak akan tercapai tanpa dukungan manusia yang kompeten dan adaptif," terangnya.

‎Sementara itu, Deputy Event Director PT Pamerindo Indonesia, Kristi Wulandari menambahkan, pameran yang diikuti lebih dari 300 perusahaan dari 30 negara ini juga menghadirkan ratusan pembicara internasional. Kehadiran mereka membuka akses bagi para profesional Indonesia untuk mendapatkan wawasan terbaru di bidang laboratorium, farmasi, pendidikan, dan riset.

‎"Selain itu, pameran ini juga menjadi ruang inklusif bagi berbagai kalangan, mulai dari peneliti, mahasiswa, hingga pelaku industri. Keberagaman latar belakang peserta mencerminkan pentingnya kolaborasi lintas disiplin dalam menjawab tantangan global, seperti kesehatan, lingkungan, dan energi berkelanjutan," ujar Kristi.

Editor : Elva Setyaningrum

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut