UIN Klaim Aset Sah Milik Negara, Ini Sebab ASN Datangi Madrasah Pembangunan
CIPUTAT, iNewsTangsel – Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta memberikan penjelasan terkait kehadiran sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan petugas keamanan di lingkungan Madrasah Pembangunan di tengah polemik status pengelolaan aset yang masih menjadi sorotan.
Pihak UIN menegaskan, kedatangan rombongan tersebut dilakukan dalam rangka meninjau aset yang berdasarkan keputusan yang berlaku telah sah menjadi milik UIN. Kegiatan itu juga sekaligus menjadi bagian dari sosialisasi kepada pihak sekolah mengenai status terbaru aset yang selama ini menjadi objek sengketa.
Wakil Rektor II UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Imam Subchi, mengatakan bahwa kehadiran ASN di lokasi bukan tanpa alasan. Menurutnya, sebagai pihak yang mengelola aset negara tersebut, UIN merasa perlu melakukan peninjauan langsung ke lapangan.
"Terkait ASN yang datang ke lokasi, karena aset tersebut telah sah menjadi milik UIN, maka kami merasa perlu untuk meninjau lahan tersebut," ujar Imam Subchi, Jumat (5/6/2026).
Ia menjelaskan, rombongan yang hadir terdiri dari ASN dan petugas keamanan yang memiliki keterkaitan langsung dengan proses pengelolaan aset. Di antaranya Dekan Fakultas Tarbiyah yang secara ex officio menjabat sebagai Ketua Harian Yayasan, serta sejumlah pejabat dari Kementerian Agama.
Editor : Aris