Jagara Sampaikan Harapan Positif untuk Keselarasan Sistem Hukum di Mahkamah Konstitusi
Ia juga memberikan catatan kecil yang bersifat edukatif mengenai pentingnya keterkaitan antara norma yang diuji dengan kerugian konstitusional yang dirasakan pemohon. Hal ini dimaksudkan agar proses di MK tetap fokus pada isu-isu konstitusional yang bersifat fundamental, bukan sekadar persoalan teknis di lapangan.
"Alangkah baiknya jika kita bersama-sama memperjelas batasan antara persoalan norma dan kendala dalam praktik implementasi. Dengan batasan yang jernih, putusan yang dihasilkan tentu akan semakin memperkuat stabilitas hukum kita," jelasnya dengan nada penuh rasa hormat.
Di akhir penyampaiannya, Gibran mengingatkan bahwa keindahan sistem hukum nasional terletak pada keseimbangan antara keadilan, kepastian, dan stabilitas. Ia meyakini bahwa setiap langkah yang diambil oleh MK akan mempertimbangkan dampak luas bagi keharmonisan bangsa.
"Menjaga konstitusi adalah tugas mulia kita bersama. Dengan tetap menjaga batas kewenangan masing-masing lembaga, kita sebenarnya sedang merawat marwah dan martabat hukum Indonesia untuk masa depan," tutup Gibran.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar