Cegah Tawuran dan Kejahatan Jalanan, Polisi Gelar Razia Dini Hari di Kawasan Airport City
TANGERANG, iNewsTangsel.id - Aparat kepolisian sektor Teluknaga mengintensifkan pengawasan keamanan di sejumlah titik rawan melalui operasi tanggap darurat yang digelar pada akhir pekan. Langkah preventif ini sengaja diambil guna mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan jalanan serta mencegah potensi bentrokan antarkelompok pemuda di wilayah hukum Kabupaten Tangerang.
Operasi skala sedang ini melibatkan puluhan personel gabungan yang disebar secara taktis untuk memantau aktivitas mobilisasi warga pada jam-jam rawan kriminalitas. Petugas memfokuskan pemeriksaan pada kelengkapan dokumen berkendara serta barang bawaan bawaan yang dinilai mencurigakan di area pembatasan perimeter luar.
Pihak otoritas menyatakan bahwa penyisiran berkala ini merupakan bagian dari implementasi program strategis guna menjamin ketenteraman lingkungan pemukiman dan niaga.
“Kami melaksanakan kegiatan Cipta Kondisi Implementasi Jaga Jakarta+ dengan pola razia stasioner dan patroli mobile guna mengantisipasi tawuran, 3C serta potensi gangguan kamtibmas lainnya," ujar Kapolsek Teluknaga, IPTU Kevin Hotlando, Minggu (24/5/2026).
Kevin menambahkan bahwa pola pergerakan pasukan sengaja diubah secara dinamis agar dapat mencakup wilayah perbatasan yang minim penerangan jalan umum. Setelah melakukan pemeriksaan statis di titik utama, armada patroli langsung bergerak menyisir lorong-lorong desa yang sering dijadikan lokasi berkumpul para remaja.
Kawasan perumahan modern yang terintegrasi dengan jalur lintas utama antarprovinsi menjadi salah satu fokus utama pembersihan kantong-kantong potensi gangguan. Hal ini dikarenakan akses jalan yang lebar kerap disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan aksi balap liar maupun transaksi ilegal.
Peran aktif dari lingkungan keluarga juga dinilai menjadi pilar paling krusial dalam memutus rantai kenakalan remaja yang mengarah pada tindakan pelanggaran hukum pidana.
"Kami mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih mengawasi aktivitas anak-anaknya di malam hari untuk mencegah keterlibatan dalam aksi tawuran," tambah Kevin.
Melalui pendekatan humanis namun tegas, petugas di lapangan juga memberikan edukasi langsung kepada kelompok pemuda yang masih kedapatan beraktivitas di luar rumah tanpa tujuan jelas. Mereka diminta untuk segera membubarkan diri demi menghindari risiko menjadi korban ataupun pelaku stimulasi kejahatan di jalan raya.
Editor: Aris