get app
inews
Aa Text
Read Next : Rahasia Cuan Investor Masa Kini, Pantau Saham Lokal dan Aset Global dalam Satu Platform

Serang Banten Jadi Pusat Inisiatif Koperasi Desa Berbasis Teknologi Digital

Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:45 WIB
header img
JAM Coin dirancang bukan sekadar sebagai instrumen investasi, melainkan utility token yang memiliki fungsi nyata dalam ekosistem bisnis yang tengah dibangun. Foto ist

SERANG, iNewsTangsel.id - Peluncuran JAM Coin di Serang, Banten, Jumat (12/6/2026) menghadirkan pendekatan berbeda dalam industri aset digital dengan menekankan integrasi langsung ke sektor ekonomi riil, khususnya di tingkat desa. CEO JAM, Andre Arthur, mengatakan JAM Coin dirancang bukan sekadar sebagai instrumen investasi, melainkan utility token yang memiliki fungsi nyata dalam ekosistem bisnis yang tengah dibangun. “JAM Coin tidak hanya untuk diperdagangkan, tetapi digunakan langsung dalam berbagai layanan premium di ekosistem kami. Jadi ada nilai guna yang bisa dirasakan pengguna,” ujar Andre.

Menurut dia, kekuatan utama JAM Coin terletak pada integrasi lintas unit usaha yang menopang ekosistem, sehingga menciptakan aktivitas ekonomi berkelanjutan yang berdampak langsung pada masyarakat.

Dari sisi industri, dukungan datang dari pelaku perdagangan aset digital. Head of Business Development Mobee Exchange, Hery Hermawan, menilai pertumbuhan investor kripto di Indonesia membuka peluang bagi token dengan utilitas nyata.

“Jumlah investor kripto sudah sekitar 21 juta orang, bahkan melampaui pasar saham. Ini menunjukkan pasar siap untuk aset digital yang punya kegunaan langsung, bukan sekadar spekulasi,” kata Hery.

Editor : Hasiholan Siahaan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut