get app
inews
Aa Text
Read Next : IRCA 2026 Soroti Pentingnya Kepatuhan di Industri Perbankan

Perbankan Indonesia Beradaptasi, Layanan Digital dan Fisik Kini Berjalan Seimbang

Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB
header img
Penerapan teknologi ini sejalan dengan upaya digitalisasi yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendukung konsep smart city, di mana masyarakat dapat merasakan kemudahan dalam melakukan transaksi keuangan yang lebih cepat dan aman. Foto ist

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Perubahan lanskap industri perbankan nasional kian terlihat dalam beberapa tahun terakhir, terutama dengan meningkatnya adopsi layanan digital di tengah masyarakat. Di tengah dinamika tersebut, Bank Jakarta menunjukkan upaya penyesuaian strategi dengan menyeimbangkan penguatan layanan digital dan keberlanjutan operasional kantor cabang.

Pendekatan ini tercermin dari pengembangan layanan pembukaan rekening melalui aplikasi mobile yang terus dioptimalkan, seiring dengan peningkatan kualitas layanan di jaringan kantor cabang. Model integrasi ini menjadi respons atas kebutuhan nasabah yang tidak sepenuhnya beralih ke digital, khususnya pada segmen yang masih mengandalkan interaksi langsung untuk transaksi tertentu.

Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, menyampaikan bahwa perubahan perilaku nasabah menjadi salah satu faktor utama dalam penyesuaian layanan. "Fleksibilitas dalam mengakses layanan perbankan menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari di era saat ini", ujar Agus, Jumat (26/6/2026).

Dari sisi teknologi dan operasional, Direktur Teknologi & Operasional, Daniel Setiawan Subianto, menjelaskan bahwa integrasi sistem menjadi fokus utama untuk menjaga konsistensi layanan di seluruh kanal. "Hal ini mencakup peningkatan kecepatan transaksi, keamanan sistem, serta kemudahan akses bagi nasabah di berbagai wilayah", kata Daniel.

Bank Jakarta saat ini mengoperasikan jaringan kantor cabang yang tersebar di sejumlah kota seperti Jabodetabek, Bandung, Solo, Gresik, hingga Lampung. Keberadaan cabang masih menjadi bagian penting dalam mendukung layanan, terutama untuk kebutuhan konsultasi, pembiayaan, dan layanan yang memerlukan verifikasi langsung.

Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, menyatakan bahwa evaluasi terhadap layanan terus dilakukan secara berkala untuk menyesuaikan dengan perkembangan kebutuhan nasabah. "Perubahan strategi layanan tidak hanya berfokus pada inovasi, tetapi juga pada efektivitas dan relevansi di lapangan", katanya.

Menurutnya secara industri, tren yang berkembang menunjukkan bahwa perbankan tidak lagi hanya bersaing pada produk dan suku bunga, tetapi juga pada kualitas pengalaman nasabah. Dalam konteks ini, integrasi antara layanan digital dan fisik menjadi salah satu pendekatan yang banyak diterapkan untuk menjangkau berbagai segmen masyarakat di Indonesia, tegasnya.

Sebagai informasi, Industri perbankan nasional terus mengalami pergeseran signifikan seiring percepatan digitalisasi dan perubahan perilaku nasabah. Di tengah kondisi tersebut, capaian Bank Jakarta dalam ajang MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026 menjadi salah satu indikator bagaimana kualitas layanan masih menjadi faktor penentu dalam persaingan.

Dalam ajang tersebut, Bank Jakarta meraih tiga penghargaan yang berkaitan dengan pengalaman nasabah, baik pada layanan kantor cabang maupun kanal digital. Penilaian dilakukan melalui riset independen yang mengukur kualitas interaksi nasabah di berbagai titik layanan perbankan.

Editor : Hasiholan Siahaan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut