Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dompet Dhuafa Ajak Pelanggan Gramedia Hadirkan Semangat Puluhan Anak Yatim Sambut Sekolah
Advertisement . Scroll to see content

Dompet Dhuafa Dukung Pembangunan Masjid Al Muttaqin sebagai Islamic Culture Center di Chiba

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:02 WIB
  • author Rizqa Leony Putri
Dompet Dhuafa Dukung Pembangunan Masjid Al Muttaqin sebagai Islamic Culture Center di Chiba
Dompet Dhuafa berkolaborasi dengan Chiba Islamic Culture Center menghadirkan Masjid Al-Muttaqin sebagai Islamic Center di kawasan Matsudo, Chiba, Jepang. (Foto: dok DD)

JAKARTA, iNewsTangsel.id – Di tengah pesatnya kemajuan teknologi di Jepang, terdapat kebutuhan mendesak bagi komunitas Muslim di sana akan sarana ibadah yang permanen. Sebagai wujud nyata kepedulian, Dompet Dhuafa berkolaborasi dengan Chiba Islamic Culture Center berupaya menghadirkan Masjid Al-Muttaqin sebagai Islamic Center di kawasan Matsudo, Chiba, Jepang.

‎Bagi komunitas Muslim yang merupakan minoritas di sana, masjid adalah pondasi utama bagi keberlangsungan dakwah. Di tengah-tengah kunjungan di Indonesia, Rabu (1/7/2026), Sensei Kyoichiro Sugimoto, seorang Dai dari Chiba Islamic Culture Center, menekankan urgensi ini mengingat kondisi demografis Jepang.

‎“Di Jepang, 99,9 persen penduduknya nonmuslim. Memiliki masjid atau Islamic Center tentu akan memiliki dampak yang sangat signifikan. Bukan hanya untuk salat, tetapi untuk dakwah, mendukung generasi muda Muslim dan para mualaf, karena mereka adalah pemimpin masa depan yang harus menjaga dan mengembangkan komunitas Muslim di Jepang untuk waktu yang lama,” katanya. 

Dia bahkan mengibaratkan proyek ini dengan sejarah awal terbentuknya komunitas Muslim di masa Nabi.

‎“Saya menemukan ini seperti proyek percontohan pusat pertama kita. Pusat kota adalah masjid, kemudian menciptakan Kota Madinah. Itu adalah konsep dari Nabi Muhammad SAW. Untuk menciptakan komunitas, umat, maka masjid atau Islamic Center adalah fondasinya,” tuturnya.

‎Meski menghadapi tantangan, termasuk munculnya sentimen negatif di media sosial, Sensei Sugimoto tetap optimistis.

‎“Walaupun ada yang menciptakan rumor tak berdasar, Islamofobia, dan gerakan anti-Muslim. Tetap saja, ini adalah jalan dakwah, pasti ada tantangannya. Insyaallah, jika kita kuat dan bekerja sama, kita bisa mengatasinya,” ujarnya.

‎Penting untuk dicatat bahwa komunitas Muslim di Jepang kini terus berkembang. Saat ini, terdapat sekitar 420 ribu jiwa Muslim yang menetap di Jepang.

Editor: Rizqa Leony PutriMPI Marketing

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut