Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bogor Jalankan Program Makan Bergizi Gratis, Libatkan 8 SPS dan Sekolah
Advertisement . Scroll to see content

Pemulihan Pendidikan Aceh Dipercepat Lewat Bantuan Sosial untuk Rehabilitasi Sekolah di Pidie Jaya

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:24 WIB
  • author Hasiholan
Pemulihan Pendidikan Aceh Dipercepat Lewat Bantuan Sosial untuk Rehabilitasi Sekolah di Pidie Jaya
Ketersediaan fasilitas dasar seperti sanitasi dan perlengkapan belajar akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas proses belajar mengajar serta kesehatan lingkungan sekolah. Foto ist

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Pemulihan fasilitas pendidikan pascabencana di Aceh mendapat dorongan dari solidaritas pekerja. Federasi Serikat Pekerja Panasonic Gobel (FSPPG-KSARBUMUSI) menyalurkan bantuan sosial sebesar Rp117 juta untuk pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) serta penyediaan mobiler bagi MTsS Babah Kreung, Kabupaten Pidie Jaya.

Bantuan tersebut menyasar kebutuhan mendasar yang selama ini menjadi kendala utama proses belajar mengajar pascabencana. Fasilitas sanitasi dan perlengkapan belajar dinilai krusial untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik.

Dalam pelaksanaannya, FSPPG-KSARBUMUSI bekerja sama dengan PP PERGUNU untuk memastikan program berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.

Penyerahan bantuan ditandai dengan penandatanganan prasasti di Pesantren Mahyal Ulum Al-Aziziyah, Kabupaten Aceh Besar, bertepatan dengan pelantikan Pengurus Wilayah PERGUNU Aceh dan Jaringan Kemandirian Santri Nasional (JKSN) periode 2026–2031.

Ketua Umum PP PERGUNU dan PP JKSN, K.H. Asep Saifuddin Chalim, menilai kolaborasi lintas organisasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan madrasah, terutama di daerah terdampak bencana.

“Penandatanganan prasasti ini adalah simbol sinergi kuat dalam membangun sektor pendidikan madrasah. Melalui pemenuhan sarana fisik yang layak, kita memperkuat komitmen menghadirkan pendidikan yang aman dan berkualitas bagi generasi penerus bangsa,” kata Asep, Rabu (15/7/2026).

Ia menambahkan, ketersediaan fasilitas dasar seperti sanitasi dan perlengkapan belajar akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas proses belajar mengajar serta kesehatan lingkungan sekolah.

Selanjutnya Vice President FSPPG-KSARBUMUSI, Munir Bagio, mengatakan bantuan ini merupakan bentuk nyata kepedulian pekerja terhadap keberlangsungan pendidikan di wilayah terdampak bencana.

“Bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas pekerja Panasonic Gobel Group. Kami berharap fasilitas yang diberikan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi siswa, tenaga pendidik, dan masyarakat sekitar madrasah,” ujar Munir.

Sebelumnya, Panasonic Gobel Group juga telah menyalurkan bantuan kemanusiaan di wilayah Sumatera, termasuk Aceh, senilai Rp2,4 miliar melalui Palang Merah Indonesia berupa 10.000 unit radio, senter, dan baterai, serta pembangunan fasilitas air siap minum di Karang Baru, Aceh Tamiang.

Program ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan FSPPG-KSARBUMUSI dalam mendukung pemulihan sosial dan peningkatan kualitas pendidikan, khususnya bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Editor: Hasiholan Siahaan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut