get app
inews
Aa Text
Read Next : Cegah Kebakaran Berulang, Pengelolaan TPA Jatiwaringin Terapkan Teknologi

Bedah Robotik Jadi Solusi Keterbatasan Layanan Kesehatan di Wilayah 3T

Minggu, 19 Juli 2026 | 10:32 WIB
header img
Direktur Pengembangan Pelayanan Kesehatan Rujukan, dr. Yanti Herman, SH, MH.Kes, menegaskan bahwa penguatan layanan kesehatan berbasis teknologi merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sistem kesehatan nasional. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Penggunaan sistem bedah robotik untuk operasi kini semakin berkembang di Indonesia dan menjadi bagian penting dalam transformasi layanan kesehatan modern. Teknologi ini memungkinkan tindakan bedah dilakukan dengan tingkat presisi tinggi, sayatan minimal, serta risiko komplikasi yang lebih rendah dibandingkan metode konvensional. Kehadiran bedah robotik juga membuka peluang peningkatan kualitas layanan medis yang lebih aman dan efisien.

Di sisi lain, kebutuhan layanan kesehatan di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) masih menjadi tantangan besar. Keterbatasan fasilitas, tenaga medis, serta akses terhadap teknologi kesehatan membuat pemerataan layanan belum optimal. Inovasi seperti bedah robotik dinilai dapat menjadi bagian dari solusi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan secara merata di berbagai wilayah.

Selain itu, meningkatnya angka penyakit kronis seperti jantung, diabetes, dan gangguan muskuloskeletal, serta bertambahnya populasi lanjut usia, mendorong kebutuhan akan layanan kesehatan yang lebih kompleks dan presisi. Kondisi ini menuntut sistem kesehatan untuk terus beradaptasi dengan teknologi yang mampu memberikan hasil klinis lebih baik dan pemulihan pasien yang lebih cepat.

Direktur Pengembangan Pelayanan Kesehatan Rujukan, dr. Yanti Herman, SH, MH.Kes, menegaskan bahwa penguatan layanan kesehatan berbasis teknologi menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sistem kesehatan nasional. “Penguatan kompetensi tenaga kesehatan, pengembangan layanan berbasis teknologi, serta kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi penting dalam menghadirkan layanan kesehatan yang semakin aman, presisi, dan berkualitas,” ujarnya, Minggu (19/7/2026).

Pengembangan layanan kesehatan berbasis teknologi terus didorong untuk memperkuat sistem kesehatan nasional agar mampu bersaing di tingkat global. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui penguatan ekosistem bedah robotik yang tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga pada peningkatan kompetensi tenaga medis, tata kelola klinis, serta penelitian berbasis data.

Selain itu CEO Siloam International Hospitals, Caroline Riady, mengatakan bahwa transformasi layanan kesehatan memerlukan pendekatan menyeluruh. “Kami tidak hanya menghadirkan teknologi, tetapi juga membangun ekosistem yang memastikan teknologi tersebut memberikan manfaat nyata bagi pasien, mulai dari pengembangan kompetensi dokter hingga budaya pembelajaran berkelanjutan,” katanya.

Sebagai bagian dari penguatan layanan, Siloam Hospitals Kebon Jeruk dikembangkan menjadi Center of Robotic & Minimally Invasive Surgery. Fasilitas ini menjadi pusat unggulan untuk layanan, pendidikan, dan penelitian bedah robotik lintas disiplin, yang telah melakukan lebih dari 100 prosedur sejak 2025 dengan dukungan dokter tersertifikasi.

Hasil evaluasi internal menunjukkan bahwa penggunaan bedah robotik memberikan dampak positif terhadap pemulihan pasien. Rata-rata lama rawat inap lebih singkat dibandingkan metode konvensional, dengan tingkat keamanan yang tetap terjaga. Hal ini menunjukkan bahwa teknologi robotik tidak hanya meningkatkan presisi tindakan, tetapi juga kualitas hidup pasien pascaoperasi.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, pengembangan layanan kesehatan berbasis teknologi diharapkan dapat memperkuat sistem kesehatan nasional yang berstandar global. Kolaborasi antara pemerintah, penyedia layanan kesehatan, dan tenaga medis menjadi kunci dalam memastikan inovasi ini dapat diakses lebih luas oleh masyarakat Indonesia.

Ke depan, pemanfaatan teknologi seperti bedah robotik diharapkan tidak hanya terpusat di kota besar, tetapi juga dapat menjangkau wilayah yang membutuhkan, sehingga tercipta pemerataan layanan kesehatan yang berkualitas di seluruh Indonesia.

Editor : Hasiholan Siahaan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut