get app
inews
Aa Text
Read Next : Tekanan Kerja dan Kurang Tidur Picu Gangguan Kesehatan Mental Generasi Muda

Mikrobiota Usus Jadi Penentu Kesehatan Anak, Ini Penjelasannya

Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:00 WIB
header img
Para ahli menegaskan, menjaga kesehatan saluran cerna sejak dini bukan hanya berdampak pada pencernaan, tetapi juga menjadi fondasi utama bagi imunitas dan tumbuh kembang anak. Foto Hasiholan

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Upaya pencegahan gangguan imunitas pada anak dinilai perlu dimulai sejak awal kehidupan, salah satunya melalui pemenuhan nutrisi yang mendukung kesehatan saluran cerna. Para ahli menyoroti peran sinbiotik sebagai faktor penting dalam menjaga keseimbangan mikrobiota usus yang berpengaruh langsung terhadap sistem kekebalan tubuh anak.

Dalam diskusi media bertajuk Global Advances and Insight on Biotics for Child Health, pakar gastroenterologi anak Prof. Yvan Vandenplas menyebutkan bahwa masa awal kehidupan merupakan periode krusial pembentukan mikrobiota usus. Ketidakseimbangan mikrobiota atau disbiosis berpotensi meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, seperti alergi, infeksi, hingga penyakit inflamasi.

“Saluran cerna bukan hanya berfungsi untuk mencerna makanan, tetapi juga menjadi pusat penting sistem imun. Karena itu, menjaga keseimbangan bakteri baik sejak dini sangat penting,” ujarnya, Jumat (7/8/2026).

Sinbiotik, yang merupakan kombinasi prebiotik dan probiotik, disebut mampu membantu menjaga keseimbangan tersebut. Prebiotik berfungsi sebagai makanan bagi bakteri baik, sementara probiotik berperan langsung dalam meningkatkan populasi mikroorganisme yang bermanfaat di usus.

Kondisi ini menjadi semakin relevan bagi anak yang lahir melalui operasi caesar. Sejumlah studi menunjukkan bahwa mereka memiliki komposisi mikrobiota yang berbeda dibandingkan bayi yang lahir normal, sehingga lebih rentan mengalami gangguan imunitas.

Selain melalui suplementasi, para ahli juga menekankan pentingnya asupan makanan kaya serat seperti buah, sayur, dan kacang-kacangan untuk mendukung kesehatan pencernaan anak. Nutrisi yang tepat dinilai dapat membantu mengurangi risiko gangguan cerna sekaligus memperkuat daya tahan tubuh.

Pelaku industri juga menyatakan terus mengembangkan inovasi berbasis riset untuk mendukung kesehatan anak, termasuk pengembangan kombinasi sinbiotik yang telah diuji secara klinis. Kolaborasi dengan tenaga kesehatan dan komunitas ilmiah disebut menjadi langkah penting dalam menghadirkan solusi nutrisi yang lebih efektif.

Para ahli menegaskan, menjaga kesehatan saluran cerna sejak dini bukan hanya berdampak pada pencernaan, tetapi juga menjadi fondasi utama bagi imunitas dan tumbuh kembang anak secara menyeluruh.

Editor : Hasiholan Siahaan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut