Menkes Soroti Ketimpangan Alat Kesehatan di Luar Jawa
JAKARTA, iNewsTangsel.id - Pemerataan pengadaan alat kesehatan (alkes) ke daerah menjadi isu utama dalam penguatan sistem kesehatan nasional. Hal ini mengemuka dalam ajang IndoHealthcare Gakeslab Expo 2026 yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 5–9 Agustus 2026.
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menegaskan pentingnya distribusi alkes yang tidak lagi terpusat di Pulau Jawa. Menurutnya, akses layanan kesehatan yang merata hanya dapat tercapai jika fasilitas di daerah turut diperkuat dengan dukungan peralatan yang memadai.
“Ke depan, alat kesehatan harus menjangkau daerah. Akses harus mudah, kualitas baik, dan harga terjangkau,” ujar Budi dalam sambutannya saat pembukaan pameran, Jumat (7/8/2026).
Ia menambahkan, kebijakan ini sejalan dengan rencana pemerintah memperluas layanan kesehatan, termasuk program cek kesehatan gratis yang membutuhkan dukungan alat medis dalam jumlah besar. Karena itu, distribusi alkes dinilai harus menjangkau klinik dan rumah sakit di berbagai wilayah.
Ketua Umum GAKESLAB, Raden Kartono Dwijosewoyo, menyatakan bahwa momentum pameran ini dapat mendorong perubahan pola pengadaan alkes agar lebih merata. Ia menekankan perlunya pelibatan daerah dalam proses pengadaan guna mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus memperluas akses layanan kesehatan.
“Pengadaan tidak hanya di pusat, tetapi perlu dikembalikan ke daerah agar distribusi lebih merata dan kebutuhan lokal dapat terpenuhi,” katanya.
IndoHealthcare Gakeslab Expo 2026 yang memasuki edisi ke-16 ini menghadirkan puluhan perusahaan dari dalam dan luar negeri, serta menjadi wadah kolaborasi antara pelaku industri, regulator, hingga tenaga kesehatan. Selain pameran teknologi medis, kegiatan ini juga diisi dengan seminar, workshop, dan forum diskusi untuk mendorong transfer pengetahuan dan inovasi di sektor kesehatan.
CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim, menyebut pameran ini berperan sebagai platform strategis untuk memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan. “Kami ingin mendorong kolaborasi yang dapat mempercepat adopsi teknologi sekaligus meningkatkan daya saing industri alat kesehatan nasional,” ujarnya.
Melalui penguatan kolaborasi dan pemerataan distribusi alat kesehatan, pemerintah berharap kualitas layanan medis di seluruh wilayah Indonesia dapat meningkat secara berkelanjutan, tidak hanya terfokus di pusat tetapi juga menjangkau daerah.
Editor : Hasiholan Siahaan