Dorong Ekonomi Lokal, Ribuan Tas Tenun Suku Baduy Hiasi Forum Finansial Kelas Atas
AKARTA, iNewsTangsel.id - Kain tenun tradisional khas suku Baduy dengan pewarna alami berhasil menembus panggung forum finansial tahunan kelas atas yang dihadiri ratusan nasabah BCA prioritas.
Sebanyak 1.800 unit tas kerajinan tangan berbahan dasar 205 lembar kain tenun tersebut dibagikan sebagai suvenir eksklusif dalam sesi tatap muka acara tahunan tersebut.
Produk ecofashion ramah lingkungan ini diproduksi melalui kolaborasi melibatkan kelompok penenun adat bersama para perajin penyandang disabilitas. Setiap tas dibuat secara manual memakai alat tenun tradisional gedogan dengan motif geometris yang melambangkan kerukunan serta keselarasan hidup.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility PT Bank Central Asia Tbk, Hera F. Haryn, menyatakan bahwa pelibatan karya lokal ini menjadi wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung ekosistem kain nusantara. Langkah tersebut sekaligus menjawab tren fesyen berkelanjutan yang kini semakin diminati oleh khalayak luas.
“Kami berharap kehadiran produk wastra warna alam binaan Bakti BCA di acara BCA Wealth Summit 2026 menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk tenun dengan pewarna alami ke khalayak yang lebih luas," ujar Hera F. Haryn dalam keterangannya, Senin (5/10/2026).
Hera menambahkan bahwa program pemberdayaan kerajinan kain tradisional ini juga telah menyasar wilayah Sumatra Utara, Timor Tengah Selatan, hingga Sumba Timur.
Inisiatif pemberdayaan yang dijalankan secara konsisten ini terbukti memberikan dampak ekonomi langsung bagi kesejahteraan komunitas perajin di berbagai daerah.
Pada tahun sebelumnya, program pendampingan ini berhasil mencatatkan peningkatan pendapatan para penenun hingga mencapai lebih dari Rp367 juta.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar