Krisdayanti dan Musisi Disabilitas Bersatu dalam Konser Kemanusiaan Senada
Menurut Rio, konser ini bukan sekadar pertunjukan musik, melainkan ruang untuk menunjukkan bahwa penyandang disabilitas memiliki kemampuan dan kesempatan yang sama dalam industri kreatif.
"Kami ingin membuktikan, seorang diva sekalipun jika diiringi oleh teman-teman disabilitas dengan aransemen baru, mereka pasti bisa. Karena ini gerakan kemanusiaan, kita semua saling bahu-membahu membuat sebuah perubahan," ujarnya.
Sementara itu, Kardinal Ignatius Suharyo mengatakan konser Senada menjadi bagian dari rangkaian peringatan 64 tahun Lembaga Daya Dharma. Kegiatan tersebut mencerminkan komitmen pelayanan terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian, termasuk penyandang disabilitas.
Ia menilai penghargaan terhadap martabat manusia harus diwujudkan melalui tindakan nyata, termasuk memberikan ruang bagi penyandang disabilitas untuk menunjukkan kemampuan dan berpartisipasi dalam kehidupan sosial.
Krisdayanti juga menekankan pentingnya keberagaman dan toleransi sebagai bagian dari kehidupan berbangsa. Menurut dia, setiap orang memiliki kesempatan untuk memberikan kontribusi positif tanpa dibatasi latar belakang maupun kondisi fisik.
Konser Senada diharapkan menjadi pengingat bahwa inklusivitas bukan sekadar wacana, melainkan harus diwujudkan melalui kesempatan yang setara bagi setiap orang untuk berkarya dan memperoleh pengakuan atas kemampuannya.
Editor: Hasiholan Siahaan