Kurniawan menjelasakn, area tersebut bukan lah lokais yang diperbolejkan untuk pengunjung melakukan feeding atau berfoto.
"Iya, ini kami sedang mendapatkan kabar itu dan sangat menyayangkan," ungkap Yusuf pada Rabu (02/04/2025), dikutip dari Kompas.com.
Ia juga menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi terhadap kejadian tersebut, mengingat area itu termasuk dalam zona terlarang bagi wisatawan.
"Saat liburan Lebaran memang antusias para pengunjung luar biasa. Jadi tetap kami utamakan keselamatan pengunjung," tukasnya.
Pihak TSI 2 Prigen berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pengunjung untuk mematuhi aturan demi keselamatan bersama.
Editor : Hasiholan Siahaan
Artikel Terkait