JAKARTA, iNewsTangsel - Kasus pelaporan seorang guru SDK Mater Dei di Pamulang, Tangerang Selatan, Cristiana Budiyati memancing perhatian serius dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).
Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian Irfani, menilai bahwa insiden ini merupakan potret nyata betapa seringnya niat edukatif seorang guru disalahpahami oleh wali murid.
Menurut Lalu, kegagalan komunikasi antara pihak sekolah dan orang tua menjadi pemicu utama persoalan ini berakhir di meja kepolisian. "Kasus ini menunjukkan betapa mudahnya niat edukatif guru disalahpahmi ketika komunikasi dengan orang tua tidak berjalan baik," ujar Lalu kepada awak media pada Kamis (29/1/2026).
Legislator dari fraksi PKB ini menegaskan bahwa memberikan nasihat kepada siswa merupakan tanggung jawab fundamental seorang pendidik dalam membentuk karakter anak bangsa. Ia menilai selama nasihat tersebut tidak mengandung unsur intimidasi atau upaya merendahkan martabat siswa, maka tindakan guru tersebut sudah sesuai prosedur.
Editor : Aris
Artikel Terkait
