Meski demikian, TNI AD menegaskan tidak akan menoleransi tindakan arogan tersebut. Saat ini, pelaku sudah diamankan di Madenpom Jaya/1 Tangerang untuk diproses secara hukum dan disiplin militer guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Brigjen TNI Donny menekankan bahwa TNI AD berkomitmen menjaga profesionalisme dan kepercayaan masyarakat. Jika terbukti melanggar, prajurit tersebut akan dijatuhi sanksi tegas melalui mekanisme hukum yang transparan. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap tindakan yang mencederai martabat institusi dan masyarakat mendapatkan penanganan yang akuntabel.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta
Artikel Terkait
