Menuju Indonesia Maju, Ekonomi Berbasis Pengetahuan Semakin Mendesak

Elva
Ilustrasi ekonomi berbasis pengetahuan melibatkan pemanfaatan iptek dan inovasi sebagai sumber daya utama. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Transformasi menuju ekonomi berbasis pengetahuan dinilai semakin mendesak bagi Indonesia. Apalagi, dalam menghadapi perubahan lanskap ekonomi global yang semakin dipengaruhi oleh inovasi, teknologi, dan penguasaan ilmu pengetahuan.

Ketua Aliansi Kebangsaan, Pontjo Sutowo, mengatakan, penguatan ekonomi berbasis pengetahuan menjadi langkah penting untuk meningkatkan daya saing nasional sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat secara lebih merata.

“Karena selama ini perekonomian Indonesia masih sangat bergantung pada eksploitasi sumber daya alam dan ekspor komoditas mentah. Ketergantungan itu membuat nilai tambah ekonomi yang dihasilkan masih terbatas,” ujarnya dalam forum diskusi kelompok terarah (FGD) bertema “Peta Jalan Transformasi Menuju Ekonomi Berbasis Pengetahuan”, Jumat (13/3/2026).

Dia menjelaskan, banyak negara di dunia telah beralih pada ekonomi yang mengandalkan inovasi dan teknologi sebagai penggerak utama pertumbuhan. Negara-negara seperti Jepang, Korea Selatan, Singapura, Taiwan, dan China berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya melalui penguatan riset, pendidikan, serta pengembangan teknologi.

“Padahal Indonesia memiliki potensi besar untuk mengikuti langkah tersebut, namun masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satu tantangan utama adalah kualitas sumber daya manusia yang perlu terus ditingkatkan agar mampu bersaing dalam ekonomi berbasis inovasi,” terangnya. 

Selain itu, lanjut Pontjo, ekosistem inovasi nasional juga masih perlu diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, lembaga riset, serta dunia usaha. 

“Maka, keterlibatan sektor bisnis menjadi penting karena inovasi teknologi membutuhkan dukungan investasi dan pengembangan di sektor industri,” tegasnya. 

Dia menambahkan, agenda transformasi ekonomi tersebut juga telah menjadi bagian dari strategi pembangunan jangka panjang nasional yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2025–2045. 

“Transformasi ini bertujuan mengubah struktur ekonomi Indonesia dari yang berbasis sumber daya alam menuju ekonomi industri berteknologi tinggi,” imbuhnya. 

Menurutnya, langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, efisiensi, serta daya saing Indonesia di tingkat global dalam rangka mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

“Untuk itu, transformasi ekonomi perlu dilakukan secara terarah melalui penyusunan peta jalan yang jelas, termasuk dalam hal kebijakan, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan ekosistem inovasi nasional,” ungkapnya. 

Dia menekankan,, dengan penguatan ekonomi berbasis pengetahuan, Indonesia berpeluang membangun struktur ekonomi yang lebih berkelanjutan, inklusif, serta mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional.

“Proses pembangunan harus tetap berlandaskan semangat keadilan sosial serta prinsip gotong royong yang menjadi bagian dari identitas bangsa,” katanya. 

Editor : Elva Setyaningrum

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network