Selain membegal untuk kebutuhan ekonomi, komplotan ini ternyata juga pecandu barang haram. Berdasarkan tes urine pasca-penangkapan, mayoritas pelaku terbukti positif mengandung amfetamin (narkoba). Hasil kejahatan mereka selama ini diduga kuat digunakan untuk menyokong gaya hidup mengonsumsi narkotika tersebut.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
