Dua Nafas, Kisah Nenek dan Cucu yang Siap Menguras Air Mata Penonton

Thomas Manggala
Dengan tema keluarga yang universal, Dua Nafas diharapkan mampu menarik perhatian penonton di musim liburan sekolah sekaligus menghadirkan warna berbeda di tengah tren film horor di Indonesia. (Foto: Thomas).

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Di tengah maraknya film horor yang mendominasi bioskop Indonesia, film drama keluarga Dua Nafas hadir sebagai alternatif tontonan dengan kisah emosional tentang hubungan nenek dan cucu.

Film produksi PT Sunrise Pictures Indonesia bersama Syakir Film dan Anypearl Film ini disutradarai Hasto Broto dan diproduseri sekaligus dibintangi Syakir Daulay. Berdurasi 1 jam 33 menit, film ini diadaptasi dari kisah nyata asal Korea Selatan yang telah disesuaikan dengan budaya Indonesia.

Sutradara Hasto Broto mengatakan, Dua Nafas mengangkat cerita yang dekat dengan kehidupan banyak orang, khususnya tentang perjalanan hidup dan makna keluarga lintas generasi.

“Cerita ini relevan dengan semua orang karena berbicara tentang masa tua, kasih sayang, dan hubungan keluarga yang sering kali terlupakan,” ujarnya, Senin (22/6/2026).

Film ini mengisahkan Anto, seorang anak yang harus tinggal bersama neneknya, Mariyam, di desa terpencil. Awalnya kesulitan beradaptasi, Anto perlahan memahami arti ketulusan dan pengorbanan melalui sosok sang nenek.

Editor : Hasiholan Siahaan

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network