FFW 2026 Dorong Film Indonesia Lebih Berkualitas dan Sarat Nilai Budaya

Thomas Manggala
Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun, FFW dinilai telah berkontribusi besar dalam meningkatkan apresiasi publik terhadap film Indonesia. Foto Thomas/iNewsTangsel.id

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Festival Film Wartawan 2026 (FFW) resmi memasuki tahap awal penyelenggaraan dengan dibentuknya Komite Juri dalam rapat perdana di Gedung Kementerian Kebudayaan, Jakarta.

Dari sudut pandang penguatan ekosistem industri, FFW 2026 tidak hanya menjadi ajang penghargaan film, tetapi juga menegaskan posisi strategis media sebagai penggerak utama popularitas dan keberhasilan film nasional.

Direktur Film, Musik, dan Seni, Irini Dewi Wanti, menyebut media memiliki peran vital dalam menentukan gaung sebuah karya di tengah persaingan industri. “Film tanpa dukungan media tidak akan bergema secara luas. Media menjadi corong utama dalam memperkenalkan dan mengkritisi karya film Indonesia,” ujarnya, Jumat (10/7/2026).

Fokus pada Ekosistem dan Literasi Film
Berbeda dari festival lainnya, FFW menempatkan jurnalis sebagai kurator utama. Sebanyak 21 wartawan film dari berbagai media tergabung dalam komite juri yang akan menilai karya dan sineas terbaik sepanjang periode Oktober 2025 hingga September 2026.

Pendekatan ini dinilai mampu menghadirkan penilaian yang lebih dekat dengan perspektif publik sekaligus memperkuat literasi perfilman di Indonesia.

Irini menegaskan, industri film tidak berdiri sendiri, melainkan melibatkan banyak elemen mulai dari aktor, kru produksi, teknologi, hingga penonton dan pemilik bioskop. Di tengah rantai tersebut, media berfungsi sebagai penghubung yang membentuk opini dan apresiasi publik.

FFW 2026 juga diarahkan menjadi barometer film nasional yang tidak hanya unggul secara komersial, tetapi juga sarat nilai budaya dan karakter.

Pemerintah berharap festival ini mendorong lahirnya karya-karya yang relevan dengan realitas sosial, bahkan dalam genre populer seperti horor sekalipun. “Film harus tetap membawa pesan budaya, pelestarian tradisi, dan pendidikan karakter,” kata Irini.

Selain penyelenggaraan tahunan, FFW didorong memiliki peta jalan jangka panjang untuk memperkuat posisinya dalam industri. Pemerintah menegaskan perannya sebagai fasilitator agar festival ini semakin mandiri dan berkelanjutan.

Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun, FFW dinilai telah berkontribusi besar dalam meningkatkan apresiasi publik terhadap film Indonesia sekaligus menjadi ruang evaluasi bagi insan perfilman.

Pembentukan komite juri ini menjadi langkah awal menuju gelaran FFW 2026 yang diharapkan tidak hanya meriah, tetapi juga berdampak nyata bagi perkembangan industri film nasional.

Editor : Hasiholan Siahaan

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network