Melalui cerita tersebut, Teater Koma mengajak penonton mempertanyakan kondisi sosial saat ini, bahkan memunculkan refleksi apakah kehidupan modern perlahan menyerupai “rumah sakit jiwa” secara metaforis.
Untuk memperkuat kedalaman cerita, para pemain melakukan riset langsung ke rumah sakit jiwa serta berdiskusi dengan psikolog dan psikiater. Pendekatan ini dilakukan agar karakter yang ditampilkan lahir dari empati dan pemahaman yang kuat.
Dari sisi visual, perancang busana Samuel Wattimena dan Rima Ananda menghadirkan kostum yang tidak hanya estetis, tetapi juga menggambarkan dinamika psikologis tiap karakter di atas panggung.
Tingginya antusiasme publik terlihat dari penjualan tiket yang telah mencapai sekitar 70 persen menjelang pementasan. Tiket dijual mulai dari Rp100 ribu hingga Rp850 ribu.
Editor : Hasiholan Siahaan
Artikel Terkait
