Iqbaal Ramadhan dan Dinamika Baru Gaya Hidup Konsumsi Camilan

Thomas Manggala
Data NIQ Indonesia Mid Year Consumer Outlook Guide 2025 menunjukkan bahwa 91 persen konsumen global mengonsumsi camilan setiap hari. Foto Thomas

JAKARTA, iNewsTangsel.id - Perubahan pola konsumsi masyarakat, khususnya generasi muda, mendorong industri camilan melakukan berbagai penyesuaian strategi, termasuk dalam pemilihan figur publik sebagai representasi brand. Aktor dan musisi Iqbaal Ramadhan kini didapuk menjadi brand ambassador salah satu produk camilan, seiring upaya perusahaan menjangkau pasar yang lebih luas dan dinamis.

Iqbaal mengungkapkan kedekatannya dengan produk tersebut telah terjalin sejak kecil, sehingga kolaborasi yang terbangun terasa lebih natural. Ia menilai keberlanjutan sebuah merek hingga lintas generasi menjadi indikator penting dalam menjaga relevansi di tengah perubahan tren.

“Brand yang bisa tetap relevan di beberapa generasi itu tidak mudah. Dibutuhkan inovasi dan kemampuan beradaptasi yang konsisten,” ujarnya, Sabtu (25/7/2026). Fenomena ini sejalan dengan perubahan cara masyarakat mengonsumsi camilan. Jika sebelumnya camilan identik sebagai pengganjal lapar atau bekal, kini fungsinya berkembang menjadi sumber energi di sela aktivitas hingga bagian dari momen sosial bersama keluarga maupun teman.

Pihak perusahaan menyebut penunjukan figur publik yang dekat dengan generasi muda menjadi salah satu strategi untuk memperkuat keterhubungan emosional dengan konsumen. Brand Equity Director Garudafood, Niken Esti, mengatakan sosok Iqbaal dinilai merepresentasikan karakter anak muda yang terus berkembang dan adaptif.

“Karakter tersebut sejalan dengan arah brand yang ingin terus tumbuh dan mengikuti perubahan pasar,” kata Niken.
Selain penunjukan brand ambassador, perusahaan juga melakukan penyegaran identitas, termasuk memperbarui tampilan maskot agar lebih relevan dengan preferensi generasi saat ini. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam menjaga daya saing di industri camilan yang semakin kompetitif.

Data NIQ Indonesia Mid Year Consumer Outlook Guide 2025 menunjukkan bahwa 91 persen konsumen global mengonsumsi camilan setiap hari, sementara separuh konsumen FMCG di Indonesia mengonsumsi lebih dari dua kategori camilan. Angka ini mencerminkan tingginya permintaan sekaligus peluang inovasi di sektor tersebut.

Perusahaan menegaskan bahwa pengembangan produk akan terus didasarkan pada riset tren konsumen, baik domestik maupun global. Pendekatan ini dinilai penting untuk memastikan produk tetap relevan di tengah perubahan gaya hidup yang semakin cepat.
Melalui strategi tersebut, industri camilan di Indonesia diperkirakan akan terus berkembang dengan menyesuaikan preferensi generasi baru yang lebih dinamis dan berorientasi pada pengalaman.

Editor : Hasiholan Siahaan

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network