Adopsi Kecerdasan Buatan Mulai Masuki Babak Baru di Indonesia

Aries
Adopsi AI di sektor bisnis di Indonesia semakin masif. [Ilustrasi AI/ ist]

JAKARTA, iNewsTangsel – Tingkat adopsi teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di sektor bisnis di Indonesia menunjukkan tren pertumbuhan yang cukup masif. Data dari riset Amazon Web Services (AWS) mencatat peningkatan signifikan hingga 47 persen, di mana sekitar 18 juta pelaku usaha di Indonesia kini telah mengadopsi AI ke dalam sistem kerja mereka.

Meskipun tingkat penggunaan melonjak pesat, sebagian besar perusahaan masih memanfaatkan AI sebatas untuk otomatisasi dan efisiensi tugas-tugas dasar. Fenomena ini menandai bahwa tantangan utama korporasi saat ini bukan lagi sekadar mengadopsi tools, melainkan mengintegrasikan AI dengan aliran data bisnis utama.

Integrasi data terpusat menjadi krusial mengingat informasi pelanggan serta laporan penjualan harian kerap kali masih tersimpan secara terfragmentasi. Tanpa adanya keterhubungan data yang solid, kapabilitas AI tidak dapat memberikan rekomendasi strategis yang relevan bagi kebutuhan spesifik perusahaan.

Perkembangan paradigma ini mendorong pergeseran fokus industri dari sekadar generative AI menuju penerapan agentic AI yang bertindak lebih proaktif. Lapisan cerdas ini mampu memantau alur operasional bisnis secara waktu nyata serta mendeteksi potensi masalah yang membutuhkan penanganan cepat.

Editor : Aris

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network