Digerebek Warga, Penjual Toko Tramadol di Pondok Aren Kabur

Doni Marhendro
Warga gerebek toko Tramadol di wilayah Kebantenan, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan. Foto: Screenshot video viral/Doni Marhendro.

PONDOK AREN, iNewsTangsel – Toko yang diduga menjual obat keras jenis tramadol di wilayah Kebantenan, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), digerebek warga setelah aktivitas pembeli di lokasi tersebut memicu keresahan.

Namun, saat warga mendatangi toko pada Sabtu (26/9/2026), penjual yang biasa terlihat di lokasi justru tidak ditemukan alias kabur. Toko dalam kondisi terkunci dan diduga ditinggalkan.

Kondisi tersebut membuat warga akhirnya membuka rolling door toko secara paksa menggunakan gerinda.

Aksi warga itu terekam dalam video yang kemudian viral di media sosial. Dalam video berdurasi sekitar satu menit, sejumlah warga terlihat mendatangi dan membuka paksa toko yang dicurigai menjadi tempat penjualan obat keras.

Salah seorang warga, Robi (39), mengatakan keresahan telah muncul sebelum aksi tersebut dilakukan. Menurutnya, aktivitas pembeli di toko cukup ramai, terutama pada pagi hari dan selepas Magrib.

“Karena toko tetap tertutup, warga akhirnya membuka rolling door secara paksa menggunakan gerinda,” kata Robi, seperti dikutip iNewsTangsel, Selasa (29/9/2026).

Keramaian pembeli, lanjut Robi, bahkan sempat mengganggu arus lalu lintas di sekitar lokasi. Kondisi itu membuat warga semakin curiga dan memutuskan mendatangi toko.

Setelah rolling door berhasil dibuka, warga menemukan dua bungkus obat yang diduga masuk kategori obat daftar G. Temuan tersebut kemudian disampaikan kepada kepolisian untuk diperiksa. 

Polisi selanjutnya mengamankan dua bungkus obat itu sebagai barang yang akan diperiksa dalam proses penyelidikan.

Panit Reskrim Polsek Pondok Aren, Iptu Rian Saputra, membenarkan adanya temuan tersebut.

“Dua bungkus obat itu kemudian diamankan polisi sebagai barang yang akan diperiksa dalam proses penyelidikan,” ujar Iptu Rian Saputra.

Polisi diketahui telah mendatangi toko tersebut sehari sebelumnya, Jumat (25/9/2026). Namun, saat petugas tiba, toko juga dalam kondisi tertutup.

Setelah mendapat laporan warga mengenai temuan obat pada Sabtu, polisi kembali mendatangi lokasi dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Hingga kini, polisi masih menelusuri aktivitas toko tersebut, termasuk asal-usul obat yang ditemukan, pihak yang menguasai barang, serta dugaan transaksi jual beli obat keras.

Sementara itu, keberadaan penjual yang disebut biasa beraktivitas di toko tersebut belum diketahui.

Polisi mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan sendiri ketika menemukan dugaan peredaran obat keras. Temuan maupun informasi terkait aktivitas mencurigakan dapat dilaporkan kepada kepolisian untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum.

Editor : Doni Marhendro

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network