Jaga Kesehatan Jantung, 164 Kasus Aritmia Ditemukan Lewat Skrining EKG

Hasiholan
Dengan adanya temuan tersebut, pemeriksaan EKG dapat menjadi salah satu langkah untuk mengenali gangguan irama jantung lebih awal. Foto Olan

Hospital Director Siloam Hospitals TB Simatupang, dr. Dewi Wiguna, M.Sc., mengatakan hasil skrining menunjukkan 164 orang terdeteksi mengalami aritmia dari 1.412 responden. Kelompok usia 25-44 tahun tercatat memiliki proporsi temuan terbesar, yakni 51,82 persen, meski angka tersebut tidak dapat langsung diartikan bahwa kelompok usia produktif memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan kelompok usia lainnya.

“Hingga 15 September 2026, hasil EKG screening menunjukkan ada 164 orang terdeteksi aritmia dari 1.412 responden dengan rentang usia 15-64 tahun. Terbanyak di rentang usia 25-44 tahun dengan persentase sebesar 51,82 persen,” ujar Dewi.

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah serta ahli aritmia Siloam Hospitals TB Simatupang, Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi, Sp.JP(K), FIHA, mengatakan aritmia, terutama AF, perlu dikenali dan ditangani sedini mungkin. Menurut dia, pasien kerap menunda penanganan karena belum memahami risiko dan pilihan terapi yang tersedia.

“Aritmia, khususnya Atrial Fibrillation (AF), perlu dikenali dan ditangani sedini mungkin. Melakukan ablasi pada AF dini yaitu kurang dari satu tahun terbukti bukan hanya memperbaiki kualitas hidup, tetapi juga dapat mencegah stroke dan memperpanjang harapan hidup,” kata Yoga.

Ketua Indonesian Heart Rhythm Society (InaHRS), dr. Erika Maharani, Sp.JP(K), mengatakan temuan skrining tersebut memperlihatkan pentingnya memperluas deteksi dini aritmia. Ia menyebut sebagian peserta tidak mengetahui bahwa dirinya mengalami gangguan irama jantung.

“Temuan ini menunjukkan pentingnya deteksi dini gangguan irama jantung pada masyarakat,” ujar Erika.

Dengan adanya temuan tersebut, pemeriksaan EKG dapat menjadi salah satu langkah untuk mengenali gangguan irama jantung lebih awal. Jika ditemukan hasil yang tidak normal, pemeriksaan lanjutan diperlukan untuk menentukan kondisi dan penanganan yang sesuai.

Editor : Hasiholan Siahaan

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network