Dari AI hingga Robotik Bedah, Hospital Expo 2026 Dorong Transformasi Industri Kesehatan Indonesia

Tim iNews
Hospital Expo 2026 menampilkan inovasi AI, robotik bedah, dan digital health untuk mendorong transformasi, efisiensi, serta kualitas layanan kesehatan. Foto ist

TANGERANG, iNews Tangsel.id — Kecerdasan artifisial (AI) semakin masuk ke berbagai lini layanan kesehatan, bukan hanya menghadirkan teknologi yang lebih canggih, tetapi juga membantu mempercepat deteksi risiko, mendukung keputusan klinis, mempercepat alur pelayanan, serta meningkatkan efisiensi rumah sakit. 

Perkembangan ini menjadi salah satu sorotan utama Indonesia International Hospital Expo 2026, yang akan berlangsung pada 7–10 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang. 

Memasuki penyelenggaraan ke-38, Hospital Expo 2026 mempertemukan lebih dari 600 perusahaan dan institusi dalam area pameran seluas 36.910 meter persegi. Sebanyak 66 persen peserta berasal dari Indonesia, sementara peserta internasional antara lain berasal dari India, Kanada, Korea Selatan, Malaysia, Pakistan, Taiwan, Thailand, Singapura, dan Tiongkok. 

Berbagai inovasi yang ditampilkan menunjukkan semakin dekatnya pemanfaatan AI dengan praktik pelayanan kesehatan. Di antaranya Dental Chair with AI yang dapat dioperasikan melalui perintah suara, AI-Based Cardiovascular Risk Assessment yang menganalisis foto retina untuk membantu mendeteksi risiko penyakit kardiovaskular secara noninvasif, serta Robotic Assisted Arthroplasty System yang membantu dokter ortopedi melakukan operasi penggantian sendi lutut dengan presisi tinggi. 

Lebih dari sekadar kecanggihan teknologi, pemanfaatan AI berpotensi memberikan manfaat nyata bagi pelayanan kesehatan. AI dapat membantu tenaga kesehatan mengolah data dalam jumlah besar, mengenali pola dan risiko lebih dini, mendukung keputusan klinis, serta mengurangi beban pekerjaan administratif. 

Dengan demikian, tenaga kesehatan dapat lebih fokus pada pasien, sementara rumah sakit memiliki peluang meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan. 

Direktur Marketing & Finance PT Okta Sejahtera Insani, Yudha Imam Sutedja, mengatakan perkembangan teknologi kesehatan membuat Hospital Expo tidak lagi sekadar menjadi tempat memperkenalkan produk, tetapi juga ruang bertemunya kebutuhan rumah sakit dengan inovasi industri.

“Hospital Expo kami hadirkan sebagai titik temu antara kebutuhan rumah sakit dan perkembangan teknologi kesehatan. Tahun ini, kami melihat semakin kuatnya perkembangan AI, robotik, digital health dan berbagai teknologi yang berpotensi mendukung kualitas pelayanan sekaligus efisiensi rumah sakit,” kata dia.
 
Hospital Expo 2026 berlangsung bersamaan dengan Seminar Nasional PERSI XXII dan Seminar Tahunan Patient Safety XX dengan tema “Rumah Sakit Tumbuh dan Tangguh di Era Kecerdasan Artifisial.” 

Agenda membahas implementasi AI di rumah sakit, transformasi digital, AI-driven personalized medicine, cyber-resilience, patient safety, tata kelola, hingga kesiapan sumber daya manusia. 

Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI), dr Bambang Wibowo, Sp O G, Subsp KFm, MARS, FISQua, mengatakan AI bukan lagi sekadar wacana masa depan, tetapi telah masuk ke lini operasional klinis, manajemen data, hingga peningkatan mutu layanan pasien. 

Transformasi teknologi, menurutnya, perlu berjalan bersama ketahanan operasional, kemampuan adaptasi, serta komitmen terhadap keselamatan dan kenyamanan pasien. 

“Kecerdasan Artifisial bukan lagi sekadar wacana masa depan, namun kenyataannya saat ini telah masuk ke dalam lini operasional klinis, manajemen data, hingga peningkatan mutu layanan pasien,” timpalnya. 

Bambang juga menekankan pentingnya sinergi antara ekosistem kesehatan dan industri teknologi. Hospital Expo diharapkan menjadi ruang bagi pengelola rumah sakit, tenaga medis, industri alat kesehatan dan mitra strategis untuk menemukan inovasi, teknologi terkini, serta membangun jejaring kolaborasi yang produktif. 

Hospital Expo telah diselenggarakan sejak 1978 dan berkembang menjadi platform yang mempertemukan rumah sakit, industri teknologi medis, distributor, tenaga kesehatan, pemerintah, hingga mitra internasional. Pada penyelenggaraan 2025, tercatat 629 exhibitor, 878 booth, dan 51.246 pengunjung selama empat hari. 

Empat Hospital Expo Talkshow
Selain pameran dan rangkaian seminar, Hospital Expo 2026 menghadirkan empat talkshow publik yang mengangkat isu keselamatan pasien, teknologi robotik, kesehatan reproduksi, hingga pencegahan penyakit jantung. Agenda tersebut meliputi: 
1.Bedah Buku “Nico Lumenta, Dokter dan Karateka: Perintis dan Penggerak Keselamatan Pasien di Indonesia” bersama dr. Nico A. Lumenta, K.Nefro, MM, MH.Kes, FISQua, CRP, MQM, CHAE, CPCCP, CHCM (USA), Rabu, 7 Oktober 2026 pukul 13.00 WIB. 
2.“Dokter Bedah, Perintis Seni Melukis dengan Robotik” bersama dokter bedah dan seniman dr. Andre Setiawan Suryadi, Sp.B, Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 13.00 WIB. 
3.“Bongkar Rahasia Kesehatan Reproduksi” bersama dokter spesialis obstetri dan ginekologi dr Boyke Dian Nugraha, SpOG, MARS, Jumat, 9 Oktober 2026 pukul 10.00 WIB. 
4.Peluncuran buku “Sehat Itu Murah” cetakan ke-14 dan talkshow “Serangan Jantung, Bagaimana Dicegah” bersama motivator kesehatan dan penulis dr. Handrawan Nadesul, Sabtu, 10 Oktober 2026 pukul 09.00 WIB. 

Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Masyarakat
Hospital Expo 2026 menargetkan lebih dari 15.000 pengunjung per hari, mulai dari praktisi dan manajemen rumah sakit, tenaga kesehatan, penyedia digital health, industri alat kesehatan, hingga masyarakat umum. 

Bagi masyarakat umum, pameran juga menjadi kesempatan untuk mendapatkan edukasi sekaligus mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis. Pemeriksaan yang disiapkan meliputi gula darah, tekanan darah, lemak tubuh, golongan darah, osteoporosis, kolesterol, asam urat, liver scan, USG, ECG, HbA1c, komposisi tubuh, dan indeks massa tubuh (IMT). Selain itu tersedia kegiatan donor darah bersama PMI Provinsi Banten. 

Dengan mempertemukan inovasi teknologi, kebutuhan rumah sakit, tenaga kesehatan, industri, dan masyarakat, Hospital Expo 2026 diharapkan dapat memperkuat adopsi teknologi yang tidak hanya berorientasi pada kecanggihan, tetapi juga pada percepatan transformasi kesehatan, ketangguhan rumah sakit, dan peningkatan kualitas pelayanan kepada pasien. 

Pameran ini terbuka untuk umum dengan tiket masuk sebesar Rp 10.000
 

Editor : Suriya Mohamad Said

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network