TANGERANG, iNewsTangsel.id -Pencegahan rabies tidak cukup dilakukan setelah muncul kasus, tetapi perlu dimulai melalui vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan hewan secara berkala. Melalui vaksinasi rabies gratis, Senin (12/10/2026), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mengajak warga lebih bertanggung jawab merawat hewan sekaligus mencegah penularan penyakit dari hewan ke manusia.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menjelaskan, vaksinasi merupakan langkah penting untuk mencegah penularan rabies, penyakit yang dapat menyebar dari hewan ke manusia. Karena itu, pemilik hewan peliharaan diimbau tidak mengabaikan pemeriksaan kesehatan dan jadwal vaksinasi.
"Selain vaksinasi, masyarakat dapat memanfaatkan pemeriksaan kesehatan hewan, pengobatan sesuai kebutuhan, pemberian vitamin, serta makanan hewan," kata saat meninjau kegiatan tersebut.
Masyarakat juga diminta berkonsultasi dengan petugas kesehatan hewan apabila menemukan perubahan kondisi atau gejala yang mencurigakan pada hewan peliharaannya.
“Vaksinasi ini merupakan langkah penting pencegahan rabies. Penyakit ini perlu diwaspadai karena dapat menular dari hewan ke manusia,” ujar Maesyal.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pencegahan dini untuk mempertahankan kondisi Kabupaten Tangerang yang hingga saat ini belum dilaporkan memiliki kasus rabies. Adapun target awal sebanyak 400 ekor.
"Layanan ini juga bertujuan memudahkan pemilik hewan memperoleh akses pemeriksaan dan vaksinasi tanpa terbebani biaya. Kami juga menyiapkan pelayanan lanjutan bagi hewan yang belum mendapatkan vaksinasi di fasilitas pelayanan kesehatan hewan wilayah Curug dan Balaraja sesuai jadwal yang ditetapkan," terangnya.
Maesyal memaparkan, rabies merupakan penyakit akibat virus yang menyerang sistem saraf pusat dan dapat berakibat fatal setelah gejala klinis muncul. Penularan umumnya terjadi melalui gigitan hewan terinfeksi atau masuknya air liur yang mengandung virus ke luka maupun selaput lendir.
"Jika seseorang digigit atau dicakar hewan yang dicurigai berisiko rabies, pertolongan pertama perlu segera dilakukan dengan mencuci luka menggunakan sabun dan air mengalir selama 15 menit. Setelah itu, korban harus segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan untuk penilaian risiko dan mendapatkan vaksin antirabies atau serum antirabies jika diperlukan," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang Ujang Sudiartono menambahkan, kegiatan vaksinasi rabies massal ini merupakan puncak dari rangkaian program memperingati Hari Rabies Sedunia dan Hari Jadi Ke-394 Kabupaten Tangerang.
"Target kami, 400 ekor. Para pemilik hewan yang hadir mendapatkan paket perawatan dan suplemen pendukung guna menjaga imunitas hewan peliharaan pascavaksinasi. Selain vaksinasi, masyarakat yang datang juga mendapat pakan stimulasi untuk kucing dan anjing, serta obat cacing dan sampo khusus hewan," ungkapnya.
Salah satu warga Legok, Elisabeth mengaku sangat terbantu dengan adanya program vaksinasi gratis, pembagian pakan dan vitamin hewan ini. Karena bagi pemelihara hewan, kegiatan ini sangat membantu dan meringankan beban vaksin.
"Biasanya biaya vaksin rabies sekitar Rp75.000 per ekor. Saya bawa 4 ekor kuning dan ini gratis. Apalagi, dapat bonus pakan gratis dan obat cacing," katanya.
Editor : Elva Setyaningrum
Artikel Terkait
