Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Usai Tragedi KA di Bekasi, Prabowo Langsung Setujui Pembangunan Flyover dan Rombak 1.800 Pelintasan
Advertisement . Scroll to see content

Tok! Mahkamah Konstitusi Tolak Gugatan Perpanjangan Masa Jabatan Presiden

Selasa, 28 Februari 2023 | 13:47 WIB
  • author Carlos Roy Fajarta
Tok! Mahkamah Konstitusi Tolak Gugatan Perpanjangan Masa Jabatan Presiden
Mahkamah Konstitusi (MK) menolak pengajuan perpanjangan masa jabatan Presiden yang diajukan pemohon Herifuddin Daulay. Foto: Carlos Roy Fajarta/MPI

JAKARTA, iNews.id - Polemik perpanjangan masa jabatan Presiden harus dihentikan, setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menolak pengajuan perpanjangan masa jabatan Presiden yang diajukan pemohon Herifuddin Daulay. 

Putusan ini disampaikan dalam sidang perkara Nomor 4/PUU-XXI/2023, Selasa (28/2/2023). 

"Demi keadilan berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia yang mengadili perkara konstitusi pada tingkat pertama dan terakhir, menjatuhkan putusan dalam perkara pengujian UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum," kata Ketua Majelis Hakim Anwar Usman dalam awal pembacaan persidangan. 

"Mengadili menyatakan menolak permohonan pemohon tidak dapat diterima," kata Anwar Usman saat membacakan amar putusannya. 

Namun terdapat dua hakim yang memiliki pendapat berbeda terkait putusan hal tersebut. Untuk diketahui, pemohon bernama Herifuddin Daulay mengajukan uji materiil Pasal 169 huruf n dan Pasal 227 huruf i Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu) terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945). 

"Pemohon merasa telah dirugikan hak konstitusionalnya dengan telah diberlakukannya norma Pasal a quo tentang adanya pembatasan pribadi jabatan Presiden hanya boleh mendaftar dan atau terpilih untuk 2 (dua) kali masa jabatan," tulis Humas MK, Selasa (28/2/2023). 

Editor: Sazili MustofaEditor Jakarta

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut