Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Usut Suap HGB Summarecon, KPK Pendalaman Keterlibatan Dua Dirjen Lain di Kementerian ATR/BPN
Advertisement . Scroll to see content

KPK Ungkap Adanya Kecurangan Akuisisi PT Jembatan Nusantara dan 53 Kapal yang Dikelola ASDP Ferry

Sabtu, 16 November 2024 | 16:35 WIB
  • author Hasiholan
KPK Ungkap Adanya Kecurangan Akuisisi PT Jembatan Nusantara dan 53 Kapal yang Dikelola ASDP Ferry
Dalam akuisisi ini, PT ASDP membeli PT Jembatan Nusantara dengan nilai mencapai Rp1,3 triliun. KPK memperkirakan kerugian negara akibat dugaan korupsi tersebut mencapai Rp1,27 triliun.

Namun, Tessa tidak mengungkapkan identitas pihak yang diduga menikmati keuntungan ilegal tersebut. "Hanya satu orang yang diduga menikmati uang itu. Tapi penyidik belum mengungkapkan siapa," tambahnya.

Sejauh ini, KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait Kerjasama Usaha (KSU) dan akuisisi PT Jembatan Nusantara oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) pada periode 2019-2022. Keempat tersangka tersebut adalah Direktur Utama PT ASDP, Ira Puspadewi; Direktur Perencanaan dan Pengembangan ASDP, Harry MAC; Direktur Komersial dan Pelayanan ASDP, Yusuf Hadi; serta pemilik PT Jembatan Nusantara, Adjie.

Dalam penyidikan, KPK telah memeriksa kondisi fisik sejumlah kapal yang dibeli PT ASDP dari PT Jembatan Nusantara, termasuk Kapal Motor Penyebrangan (KMP) Prima Nusantara, KMP Gading Nusantara, dan KMP Marisa Nusantara.

Selain itu, KPK menyita 15 bidang tanah dan bangunan senilai ratusan miliar rupiah yang terkait dengan kasus ini. Penyitaan dilakukan saat memeriksa Adjie pada Selasa, 15 Oktober 2024.

KPK juga membuka kemungkinan penerapan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) jika ditemukan bukti bahwa uang hasil korupsi tersebut diubah bentuk atau dibelanjakan oleh para tersangka.

Editor: Hasiholan Siahaan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut