Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Banten Perkuat Industri Aluminium dengan Fasilitas CTP Binder Pertama di Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Indikasi Politisasi Hukum di Pilkada Banten: Pengamat Sebut Tanda Demokrasi Tercoreng

Jum'at, 22 November 2024 | 13:42 WIB
  • author Doni Marhendro
Indikasi Politisasi Hukum di Pilkada Banten: Pengamat Sebut Tanda Demokrasi Tercoreng
Apabila terdapat indikasi ketidaknetralan dari aparat penegak hukum, hal tersebut dapat dilaporkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN)

"Jika ada pihak yang dirugikan atau diuntungkan secara tidak adil, masyarakat bisa memanfaatkan mekanisme pengawasan KASN," kata Zaki.

Ia juga menyoroti bahwa momentum proses hukum yang bertepatan dengan Pilkada kerap menjadi wilayah abu-abu. "Dalih aparat hukum biasanya hanya kebetulan waktunya bersamaan, tetapi bagi kandidat yang dirugikan, hal ini dipandang sebagai intervensi politik," jelasnya pada Kamis (21/11/2024).

Selain kasus Sport Center, Kejati Banten juga menyelidiki dugaan korupsi pembebasan lahan Situ Ranca Gede Jakung di Kabupaten Serang. Lahan seluas 250 ribu meter persegi ini direncanakan untuk kawasan industri. Sejumlah saksi dalam kasus ini kembali dipanggil oleh Kejati Banten.

Zaki Mubarak mengingatkan agar semua pihak menjaga integritas demokrasi. "Aparat penegak hukum perlu berhati-hati menjaga marwah lembaganya agar tidak menurunkan kualitas demokrasi," tegasnya.

Dengan berbagai polemik yang muncul, masyarakat berharap Pilkada Banten 2024 tetap berlangsung adil dan demokratis tanpa manuver politik yang mencederai kepercayaan publik.

Editor: Hasiholan Siahaan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut