Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Puluhan Korban Guru Les Bejat di Panongan Tangerang Jalani Pendampingan Pemulihan Trauma Intensif
Advertisement . Scroll to see content

Dokter Kandungan Cabul yang Lecehkan Pasiennya Ternyata Pernah Ditonjok Suami Korban!

Kamis, 17 April 2025 | 07:47 WIB
  • author Hasiholan
Dokter Kandungan Cabul yang Lecehkan Pasiennya Ternyata Pernah Ditonjok Suami Korban!
Aksi dokter kandungan yang lelecehkan pasiennya di Garut, Jawa Barat, terekam kamera CCTV. Foto: media sosial

Senada dengan pernyataan Ratna, sebelumnya Polres Garut juga mengatakan telah ada dua korban yang melaporkan aksi bejat Syafril. Dua korban itu diketahui bukan yang terlihat dalam video viral.

Kasatreskrim Polres Garut, AKP Joko Susanto, mengungkapkan pihaknya telah mengamankan Syafril.

Saat ini, kata Joko, Syafril tengah berada di ruangan khusus untuk menjalani pemeriksaan intensif. "Yang jelas kami amankan untuk diduga pelaku, untuk dokter kita amankan sekarang sedang diperiksa," ujarnya.

"Saat ini, untuk pelaku ada di ruangan khusus untuk dilakukan pemeriksaan intensif," imbuhnya.

Sementara itum Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengecam keras tindak dugaan pelecehan seksual oleh M Syafril Firdaus. Ia pun mendesak Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk mencabut izin dari dokter tersebut.

"Ya gini saja, kalau dokter lecehkan pasien di Garut, kan dokter ada komite etiknya." "Berhentikan saja, cabut izin dokternya, kenapa harus susah?" kata Dedi di Gedung Pakuan, Kota Bandung.

Selain mendesak IDI, Dedi meminta perguruan tinggi tempat terduga pelaku menempuh pendidikan, untuk mencabut gelar kedokterannya. Hal ini, kata Dedi, sebagai bentuk sanksi tegas dan efek jera.

Dedi juga mendukung proses hukum terkait kasus ini, agar terduga pelaku mendapat sanksi setimpal.

"Ya cabut aja izin praktik dokternya dan bila perlu perguruan tingginya yang meluluskan dokter itu mencabut gelar dokter," tukasnya.

Editor: Hasiholan Siahaan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut