Komplotan Begal Bersenpi Resahkan Warga Tangerang Tak Berkutik Usai Dibekuk Polisi
TANGERANG, iNewsTangsel - Aparat kepolisian berhasil menggulung komplotan pencuri spesialis kendaraan bermotor yang kerap meresahkan warga Tangerang dengan ancaman senjata api rakitan. Dalam operasi penyergapan di kawasan Cikupa, petugas mengamankan empat orang tersangka berinisial IS, A, MS, dan DP yang memiliki peran berbeda mulai dari eksekutor hingga joki.
Polisi menyita barang bukti berupa satu pucuk senjata api rakitan lengkap dengan empat butir peluru tajam kaliber 5,56 milimeter dari tangan para pelaku. Selain senjata mematikan, petugas juga menemukan berbagai peralatan kejahatan seperti kunci leter T dan magnet yang biasa digunakan untuk membobol pengamanan motor.
"Salah satu pelaku bahkan diketahui sebagai pemilik senjata api rakitan yang dibawa saat beraksi untuk mengancam korban," ujar Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari, Selasa (21/4/2026).
Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi pelaku kejahatan jalanan yang membahayakan nyawa masyarakat.
Berdasarkan hasil pemeriksaan intensif, para tersangka mengakui telah melancarkan aksi pencurian di sejumlah titik strategis di wilayah Tangerang, termasuk kawasan padat penduduk di Karawaci. Tim gabungan dari Polres Metro Tangerang Kota dan Polsek Jatiuwung bergerak cepat melakukan pengejaran setelah menerima laporan intelijen mengenai aktivitas mencurigakan kelompok tersebut.
Kapolres memastikan bahwa seluruh pelaku akan diproses secara hukum secara tegas dan profesional demi memberikan rasa aman bagi warga setempat. Saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan besar lainnya yang berafiliasi dengan komplotan bersenjata ini.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal berlapis terkait kepemilikan senjata api ilegal serta pencurian dengan pemberatan sesuai ketentuan KUHP terbaru. Ancaman hukuman pidana penjara maksimal hingga 10 tahun kini menanti mereka, bahkan bisa lebih berat karena adanya unsur penggunaan senjata api.
Kombes Raden Muhammad Jauhari mengapresiasi peran aktif masyarakat yang berani memberikan informasi awal terkait keberadaan komplotan yang sangat berbahaya ini. Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli di titik-titik rawan guna mencegah terjadinya tindak kriminalitas serupa di masa mendatang.
Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar melalui layanan pengaduan kepolisian terdekat. Kini, para pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polsek Jatiuwung guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.
Editor : Aris