Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Polemik SMPN 25 Tangsel hingga Berujung Pembatalan
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Tewasnya SMAN 11 Tangsel! Pelaku Kekerasan Fatal Terancam Pasal Berlapis Tanpa Kompromi

Kamis, 30 April 2026 | 14:17 WIB
  • author Doni Marhendro
Kasus Tewasnya SMAN 11 Tangsel! Pelaku Kekerasan Fatal Terancam Pasal Berlapis Tanpa Kompromi
Kematian tragis seorang pelajar SMAN 11 Tangsel berinisial FA (17) di kawasan Jombang, Ciputat, mengguncang publik. (Foto: Dok)

Kepala UPTD PPA, Tri Purwanto, menegaskan bahwa kematian korban secara otomatis menutup peluang diversi, yakni mekanisme penyelesaian perkara di luar pengadilan yang umumnya berlaku dalam kasus yang melibatkan anak.

“Begitu korban meninggal dunia, tidak ada lagi ruang untuk diversi. Proses hukum wajib berjalan,” tegas Tri Purwanto, Kamis (30/4/2026).

Pernyataan tersebut merujuk pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, yang secara tegas membatasi penerapan diversi pada kasus tertentu. Dalam konteks ini, tindak kekerasan yang berujung pada kematian masuk dalam kategori berat yang tidak dapat ditawar.

Editor: Aris

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut