get app
inews
Aa Text
Read Next : Dapur MBG Berdiri di Masjid Agung Serang, Dampak Ekonomi Diperkirakan Capai Rp1,2 Triliun Setahun

APDESI Merah Putih: 75 Ribu Desa Siap Jadi Lokomotif Ekonomi Indonesia

Kamis, 11 Juni 2026 | 15:16 WIB
header img
Dengan jumlah desa yang mencapai lebih dari 75 ribu, tekanan kini mengarah pada implementasi nyata, bukan sekadar wacana. Foto ist

Pernyataan senada disampaikan Johan Aripin Muba yang menyoroti lemahnya ekosistem ekonomi desa selama ini. Ia menyebut problem utama bukan pada produksi, tetapi pada kepastian pasar dan harga. “Petani kita bisa menghasilkan, tapi sering tidak punya kepastian pembeli. Ini yang harus diputus. Negara harus hadir memastikan rantai pasok berjalan dan menguntungkan desa,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, sejumlah pejabat negara turut menegaskan komitmen politik pemerintah. Sufmi Dasco Ahmad menyatakan penguatan desa akan didorong melalui kebijakan yang lebih konkret, termasuk dukungan anggaran dan regulasi. “Kita tidak bisa lagi setengah-setengah. Desa harus diperkuat sebagai basis ekonomi nasional. Ini menyangkut ketahanan negara,” katanya.

Sementara itu, Yandri Susanto menekankan pentingnya transformasi desa melalui digitalisasi dan koperasi. Menurutnya, tanpa modernisasi sistem ekonomi, desa akan terus tertinggal dalam persaingan. “Digitalisasi bukan pilihan, tapi keharusan. Desa harus masuk ke sistem ekonomi modern agar punya daya saing,” ujarnya.

Rakernas ini juga menegaskan langkah konkret, mulai dari penguatan koperasi desa, pengembangan peternakan rakyat, hingga integrasi sektor pertanian berbasis teknologi. Dengan jumlah desa yang mencapai lebih dari 75 ribu, tekanan kini mengarah pada implementasi nyata, bukan sekadar wacana.

Jika agenda ini kembali berhenti pada forum dan dokumen, risiko yang dihadapi tidak kecil: ketahanan pangan melemah dan ketimpangan ekonomi makin dalam. Namun jika dijalankan serius, desa berpotensi menjadi fondasi baru ekonomi Indonesia yang lebih kuat, merata, dan berkelanjutan

Editor : Hasiholan Siahaan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut