get app
inews
Aa Text
Read Next : Masjid hingga Balai Warga Terkoneksi Internet Gratis, Tangsel Genjot Ekonomi Digital

Masjid Jadi Pusat Inovasi Digital, Pemkot Tangsel Dorong Pelatihan AI hingga Coding Bagi Remaja

Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB
header img
Pemkot Tangerang Selatan mendukung pelatihan AI dan coding bagi remaja masjid melalui penyediaan infrastruktur internet. [Foto ilustrasi/ist]

PAMULANG iNewsTangsel - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperkuat transformasi digital berbasis komunitas dengan menyiapkan infrastruktur internet untuk mendukung pelatihan kecerdasan buatan (AI) dan coding bagi remaja masjid. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem smart city yang inklusif dan menjangkau masyarakat hingga tingkat akar rumput.

Kolaborasi digital berbasis komunitas keagamaan memiliki peran strategis dalam memperluas literasi teknologi di masyarakat. Menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan, TB Asep Nurdin, rumah ibadah dapat menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Asep menyampaikan apresiasi terhadap rencana peluncuran GPS Digital Academy & Innovation Center yang digagas Gerakan Pejuang Shubuh (GPS) Tangsel bersama Diskominfo. Program pelatihan digital gratis tersebut saat ini tengah membuka pendaftaran bagi para remaja masjid yang ingin meningkatkan keterampilan teknologi.

“Kami menyambut baik inisiatif dari GPS Tangsel. Bagi kami di Diskominfo, masjid adalah simpul sosial yang sangat strategis. Melalui GPS Digital Academy, kita tidak hanya bicara soal literasi digital dasar, tetapi bagaimana fasilitas publik dan komunitas bisa sinkron dengan arah pembangunan transformasi digital kota,” ujar Asep dalam keterangannya, Kamis (25/6/2026).

Sebagai bentuk dukungan konkret, Diskominfo Tangsel akan memfasilitasi akses jaringan internet berkecepatan tinggi serta integrasi dengan ruang publik milik pemerintah daerah. Infrastruktur tersebut disiapkan agar kegiatan pelatihan coding maupun pengenalan teknologi AI dapat berlangsung optimal tanpa hambatan teknis.

“Akses internet cepat dan dukungan teknis akan dipastikan mengalir ke titik-titik pusat pelatihan agar materi kelas coding maupun pengenalan AI dapat berjalan tanpa kendala teknis,” kata Asep. 

Ia menambahkan, dukungan ini merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak talenta digital muda di Kota Tangerang Selatan. Selain infrastruktur, Diskominfo juga menekankan pentingnya kurikulum yang memiliki indikator keberhasilan yang jelas dan relevan dengan kebutuhan industri digital saat ini. Program pelatihan diharapkan tidak berhenti pada proses belajar, tetapi menghasilkan lulusan yang mampu berkontribusi bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

“Output dari program ini harus jelas. Mereka yang belajar coding atau AI diharapkan bisa berkontribusi dalam memecahkan masalah lokal, sementara pembuat konten digital dapat menghasilkan narasi publik yang positif,” tegasnya. 

Sementara itu, Ketua GPS Tangsel Ustaz Muhammad Sartono menjelaskan bahwa GPS Digital Academy & Innovation Center dirancang sebagai wadah pengembangan keterampilan digital generasi muda. 

“Masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga pusat peradaban dan pengembangan sumber daya manusia. Melalui program ini, kami ingin menghadirkan generasi masjid yang melek teknologi, produktif, dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Aris

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut