Sinergi Baru Perbankan dan Fintech Perkuat Fondasi Keamanan Siber untuk Mendorong Ekonomi Riil
Optimisme penguatan industri ini didukung penuh oleh data Annual Members Survey (AMS) terbaru yang melibatkan ratusan anggota asosiasi. Hasil riset menunjukkan kematangan sektor ini dengan mencatat bahwa 43 persen perusahaan telah membukukan laba dan sebagian besar telah mengadopsi teknologi kecerdasan buatan.
Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas AFTECH, Arsjad Rasjid, menambahkan bahwa teknologi finansial berperan penting dalam melengkapi layanan konvensional. Kehadiran inovasi ini diharapkan mampu memperluas daya jangkau operasional hingga ke segmen masyarakat yang selama ini belum terlayani oleh perbankan.
Namun, integrasi data yang masif di era digital ini juga menuntut adanya tanggung jawab perlindungan yang besar. Ketua Dewan Etik AFTECH, Harun Reksodiputro, mengingatkan seluruh pelaku industri untuk terus memperkuat tata kelola keamanan siber.
“Tata kelola yang kuat bukanlah penghambat inovasi, melainkan fondasi utama bagi pertumbuhan industri yang berkelanjutan,” tegas Harun Reksodiputro.
Sebagai langkah konkret pascaforum, AFTECH akan merangkum seluruh hasil diskusi dari empat pilar utama ke dalam dokumen panduan resmi. Dokumen kebijakan tersebut nantinya akan diserahkan kepada regulator sebagai acuan bersama dalam mempercepat transformasi sektor jasa keuangan nasional.
Editor: Aris