Pemulihan Pendidikan Aceh Dipercepat Lewat Bantuan Sosial untuk Rehabilitasi Sekolah di Pidie Jaya
JAKARTA, iNewsTangsel.id - Pemulihan fasilitas pendidikan pascabencana di Aceh mendapat dorongan dari solidaritas pekerja. Federasi Serikat Pekerja Panasonic Gobel (FSPPG-KSARBUMUSI) menyalurkan bantuan sosial sebesar Rp117 juta untuk pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) serta penyediaan mobiler bagi MTsS Babah Kreung, Kabupaten Pidie Jaya.
Bantuan tersebut menyasar kebutuhan mendasar yang selama ini menjadi kendala utama proses belajar mengajar pascabencana. Fasilitas sanitasi dan perlengkapan belajar dinilai krusial untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik.
Dalam pelaksanaannya, FSPPG-KSARBUMUSI bekerja sama dengan PP PERGUNU untuk memastikan program berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.
Penyerahan bantuan ditandai dengan penandatanganan prasasti di Pesantren Mahyal Ulum Al-Aziziyah, Kabupaten Aceh Besar, bertepatan dengan pelantikan Pengurus Wilayah PERGUNU Aceh dan Jaringan Kemandirian Santri Nasional (JKSN) periode 2026–2031.
Ketua Umum PP PERGUNU dan PP JKSN, K.H. Asep Saifuddin Chalim, menilai kolaborasi lintas organisasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan madrasah, terutama di daerah terdampak bencana.
Editor: Hasiholan Siahaan