Mikrobiota Usus Jadi Penentu Kesehatan Anak, Ini Penjelasannya
JAKARTA, iNewsTangsel.id - Upaya pencegahan gangguan imunitas pada anak dinilai perlu dimulai sejak awal kehidupan, salah satunya melalui pemenuhan nutrisi yang mendukung kesehatan saluran cerna. Para ahli menyoroti peran sinbiotik sebagai faktor penting dalam menjaga keseimbangan mikrobiota usus yang berpengaruh langsung terhadap sistem kekebalan tubuh anak.
Dalam diskusi media bertajuk Global Advances and Insight on Biotics for Child Health, pakar gastroenterologi anak Prof. Yvan Vandenplas menyebutkan bahwa masa awal kehidupan merupakan periode krusial pembentukan mikrobiota usus. Ketidakseimbangan mikrobiota atau disbiosis berpotensi meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, seperti alergi, infeksi, hingga penyakit inflamasi.
“Saluran cerna bukan hanya berfungsi untuk mencerna makanan, tetapi juga menjadi pusat penting sistem imun. Karena itu, menjaga keseimbangan bakteri baik sejak dini sangat penting,” ujarnya, Jumat (7/8/2026).
Sinbiotik, yang merupakan kombinasi prebiotik dan probiotik, disebut mampu membantu menjaga keseimbangan tersebut. Prebiotik berfungsi sebagai makanan bagi bakteri baik, sementara probiotik berperan langsung dalam meningkatkan populasi mikroorganisme yang bermanfaat di usus.
Kondisi ini menjadi semakin relevan bagi anak yang lahir melalui operasi caesar. Sejumlah studi menunjukkan bahwa mereka memiliki komposisi mikrobiota yang berbeda dibandingkan bayi yang lahir normal, sehingga lebih rentan mengalami gangguan imunitas.
Editor : Hasiholan Siahaan