Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : SNADA Indonesia 2026 Angkat Musik Indonesia Timur dalam Balutan Orkestra
Advertisement . Scroll to see content

Harmoni Orkestra dan Musik Indonesia Timur Menggema di Jakarta

Rabu, 09 September 2026 | 18:16 WIB
  • author Thomas Manggala
Harmoni Orkestra dan Musik Indonesia Timur Menggema di Jakarta
Pertunjukan juga menghadirkan Anggun serta Dewa 19 yang tampil bersama Ari Lasso, Virzha, Marcello Tahitoe, dan Tyo Nugros. Foto Thomas

JAKARTA , iNewsTangsel.id - Musik dan budaya Indonesia Timur akan menjadi fokus utama SNADA Indonesia 2026 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, pada 10 Oktober 2026. Memasuki penyelenggaraan kedua, konser ini mengusung tema “Suara dan Nada dari Indonesia Timur”.

Tema tersebut menjadi dasar pengemasan pertunjukan yang mengangkat beragam warna musik, budaya, kreativitas, serta cerita masyarakat dari kawasan Indonesia Timur. Musik daerah akan dipadukan dengan aransemen orkestra sehingga menghadirkan format pertunjukan yang berbeda dari penyajian musik konvensional.

Sejumlah musisi asal Indonesia Timur dijadwalkan tampil, di antaranya Andmesh, Fresly Nikijuluw, Jacson Zeran, serta Toton Caribo bersama Moluccan Soul. Mereka akan membawakan karya dengan karakter musik yang merepresentasikan keberagaman kawasan Timur Indonesia.

Pertunjukan juga menghadirkan Anggun serta Dewa 19 yang tampil bersama Ari Lasso, Virzha, Marcello Tahitoe, dan Tyo Nugros. Kolaborasi lintas musisi tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan interpretasi musik Indonesia Timur dalam format pertunjukan yang lebih beragam.

Founder-CEO OPPAL dan SNADA Indonesia, Bernard Permadi, mengatakan musik dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan cerita dan keberagaman budaya kepada masyarakat luas.

“Melalui SNADA Indonesia 2026 menggunakan musik untuk memperkenalkan cerita Indonesia Timur, membangun koneksi, dan menciptakan dampak yang dapat dirasakan jauh melampaui panggung,” ujar Bernard, Rabu (9/9/2026).

Seluruh lagu dalam pertunjukan akan mendapat aransemen orkestra dari Rumah Orkestra Jogja. Pertunjukan juga melibatkan Team Roro, kelompok seni pertunjukan dan tari kontemporer yang didirikan Ronald Soe.

CEO Antara Suara Andri Verraning Ayu mengatakan konsep pertunjukan diarahkan agar penonton tidak hanya menikmati musik, tetapi juga mendapatkan gambaran mengenai kekayaan budaya Indonesia Timur.

“Melalui perpaduan musik, cerita, atmosfer, dan elemen budaya, kami ingin mengajak audiens menikmati pertunjukan sekaligus mengenal Indonesia dari perspektif yang lebih luas,” ujar Ayu.

Selain pertunjukan musik, SNADA Indonesia 2026 juga membawa program sosial yang menyasar anak-anak dan sekolah di wilayah 3T. Tahun ini, kegiatan tersebut diarahkan ke Elar, Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Editor: Hasiholan Siahaan

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut