JAKARTA, iNewsTangsel.id - Bantuan kemanusiaan kembali diberangkatkan untuk warga terdampak banjir besar di Sumatera dan Aceh. Pada Jumat (5/12), sebanyak 60 ton bahan pangan dilepas dari Jakarta menuju Medan sebagai pintu distribusi utama. Bantuan ini berisi minyak goreng, gula, tepung, serta makanan siap saji yang saat ini sangat dibutuhkan di lokasi bencana.
Pengiriman dilakukan melalui jalur laut, dengan gudang transit berada di Medan, Sumatera Utara. Distribusi ini dirancang untuk mempercepat penyaluran bantuan ke wilayah-wilayah yang masih terisolasi akibat rusaknya akses darat dan terbatasnya persediaan makanan.
Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, turut hadir dalam pelepasan bantuan. Ia menegaskan pentingnya memastikan bantuan benar-benar sampai ke penyintas. “Tim yang membawa logistik ini harus mengawal dengan baik. Bantuan ini sangat berarti untuk warga yang sedang berjuang memulihkan diri,” tegas Saleh, Sabtu (6/12/2025).
Sementara itu, data sementara per Kamis (4/12) mencatat dampak banjir yang sangat besar: 770 jiwa meninggal dunia, 463 jiwa hilang, dan 2.600 lainnya terluka. Kerusakan fasilitas umum pun meluas, meliputi 354 bangunan publik, 213 fasilitas pendidikan, 132 rumah ibadah, 9 fasilitas kesehatan, serta hampir 300 jembatan.
Ketua Pengurus Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini, menjelaskan bahwa kondisi lapangan masih mengharuskan bantuan pangan menjadi prioritas.
“Di lokasi terdampak, makanan siap saji sangat dibutuhkan karena banyak warga kehilangan dapur dan akses memasak,” ujarnya.
Editor : Hasiholan Siahaan
Artikel Terkait
