JAKARTA, iNewsTangsel.id – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan bahwa proyek gedung baru Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang berlokasi di kawasan ikonik Bundaran HI, Jakarta Pusat, akan dimulai sepenuhnya dari nol.
Penegasan ini disampaikan Prasetyo saat memberikan keterangan kepada media di Stasiun Gambir pada Selasa (10/2). Ia mengonfirmasi bahwa lahan yang digunakan untuk kantor pusat lembaga ulama tersebut merupakan bekas Kedutaan Besar Inggris dengan luas lahan mencapai sekitar 4.000 meter persegi.
Meskipun lokasi dan rencana pembangunan sudah dipastikan, pemerintah sejauh ini belum menetapkan besaran anggaran yang akan dialokasikan untuk proyek tersebut.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta
Artikel Terkait
