Kabupaten Tangerang Terbuka bagi Perantau, Asalkan Punya Keterampilan

Elva
Ilustrasi perantau yang ingin mencari pekerjaan di Kabupaten Tangerang. (Foto: Ist)

TANGERANG, iNewsTangsel.id - Pasca-libur Idulfitri 1447 H, arus perantau ke Kabupaten Tangerang kembali meningkat. Di tengah fenomena tersebut, pemerintah daerah menegaskan sikap terbuka bagi siapa saja yang ingin datang untuk mencari pekerjaan dan membangun kehidupan baru, dengan catatan memiliki keterampilan yang memadai.

“Kami tidak akan membatasi arus pendatang. Namun yang terpenting, mereka datang dengan bekal keterampilan yang cukup agar bisa bekerja dan mandiri. Jadi memiliki keterampilan menjadi syarat utama bagi perantau,” kata Sekda Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, Jumat (27/3/2025). 

Menurutnya, setiap warga negara memiliki hak untuk tinggal dan bekerja di mana pun, termasuk di Kabupaten Tangerang. Apalagi, Kabupaten Tangerang memiliki daya tarik tinggi sebagai kawasan industri yang berkembang pesat. 

“Letaknya yang strategis di kawasan Jabodetabek menjadikan wilayah ini sebagai magnet bagi pencari kerja dari berbagai daerah di Indonesia,” tegas Soma. 

Dia menjelaskan, arus urbanisasi yang terus terjadi diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan tenaga kerja di sektor industri, manufaktur, dan jasa. 

“Namun, tanpa keterampilan yang memadai, peningkatan jumlah pendatang berisiko menambah angka pengangguran. Karena itu, kami meminta para perantau untuk mempersiapkan diri dengan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja," imbuhnya. 

Soma menambahkan, selain membuka peluang kerja, di wilayahnya juga menawarkan ekosistem ekonomi yang terus berkembang, mulai dari kawasan industri hingga sektor UMKM yang menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

“Kesiapan sumber daya manusia menjadi faktor penting agar mobilitas tenaga kerja dapat berdampak positif terhadap perekonomian lokal,” ujar Soma. 

Salah satu perantau dari Solo. Jawa Tengah, Trisnanto (40) mengaku, sudah 7 tahun menetap di Legok. Kabupaten Tangerang dan baru 2 tahun ini membawa istri dan anaknya untuk tinggal bersama. 

“Saya menemukan peluang kerja sekaligus kenyamanan hidup di daerah ini. Makanya, saya pun mengajak istri yang berprofesi sebagai guru untuk pindah ke sini. Daerah ini bukan hanya tujuan mencari nafkah, tetapi juga ruang baru bagi banyak orang untuk membangun harapan dan kehidupan yang lebih baik,” terangnya. 

Editor : Elva Setyaningrum

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network