JAKARTA, iNewsTangsel.id - Sepatu legendaris tak lagi sekadar pelengkap gaya, melainkan medium ekspresi lintas budaya. Hal ini ditegaskan Clarks Originals melalui kampanye global terbarunya bertajuk Worn by the World dalam rangka perayaan Wallabee Day 2026.
Mengusung sudut pandang berbeda, kampanye ini menempatkan Wallabee bukan hanya sebagai produk ikonik, tetapi juga sebagai simbol perjalanan identitas yang tumbuh bersama penggunanya di berbagai belahan dunia. Dari akar sejarahnya di Somerset, Inggris, sepatu ini kini telah melebur dalam beragam kultur global—mulai dari Brit-pop, dancehall Jamaika, hingga street style Tokyo dan hip-hop New York.
Pendekatan visual kampanye digarap oleh fotografer sekaligus sutradara asal London, Carina Lammers. Ia menghadirkan potret autentik dari individu lintas generasi dan profesi, mulai dari kalangan profesional hingga skater, dengan gaya visual yang menonjolkan karakter personal tanpa rekayasa. Setiap momen ditangkap secara natural, memperlihatkan bagaimana satu siluet sepatu mampu menyatu dalam berbagai cerita kehidupan.
“Wallabee bukan hanya tentang desain, tetapi tentang bagaimana ia hidup bersama penggunanya,” menjadi pesan utama yang diangkat dalam kampanye ini. Narasi tersebut diperkuat melalui keberagaman sosok yang ditampilkan, mencerminkan dinamika gaya hidup urban global.
Dalam perayaan tahun ini, Clarks Originals juga menggandeng seniman Inggris Nick Dynan untuk menghadirkan interpretasi kontemporer. Melalui karya grafis dan tipografi khasnya, Dynan menjembatani nilai heritage dengan semangat kreatif masa kini, Jumat (1/5/2026).
Editor : Hasiholan Siahaan
Artikel Terkait
