JAKARTA, iNewsTangsel.id - Kinerja industri perbankan nasional menunjukkan tren positif pada awal tahun. Bank Danamon Indonesia mencatat lonjakan laba bersih sebesar 35 persen secara tahunan (year-on-year) pada kuartal I 2026, didukung pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga.
Direktur Utama Nobuya Kawasaki mengatakan pertumbuhan tersebut mencerminkan keseimbangan antara ekspansi bisnis dan pengelolaan risiko. “Kami mengawali tahun dengan kinerja yang kuat, sekaligus menjaga kualitas aset melalui prinsip kehati-hatian,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).
Sepanjang tiga bulan pertama 2026, laba bersih konsolidasian Danamon mencapai Rp1,1 triliun. Sementara itu, total kredit dan trade finance tumbuh 9 persen menjadi Rp216,2 triliun, serta penghimpunan dana meningkat 16 persen menjadi Rp176,1 triliun.
Dari sisi risiko, rasio kredit bermasalah (NPL) bruto tercatat 1,6 persen, membaik dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Rasio loan at risk (LAR) juga turun menjadi 8,2 persen, menunjukkan perbaikan kualitas pembiayaan di tengah ekspansi kredit.
Kinerja ini turut ditopang peningkatan aktivitas digital. Aplikasi perbankan ritel mencatat pertumbuhan transaksi signifikan, mencerminkan pergeseran perilaku nasabah ke layanan digital.
Editor : Hasiholan Siahaan
Artikel Terkait
