Tren Wisata Medis Meningkat, Malaysia Perluas Akses Warga RI Lewat Penguatan Kolaborasi

Aries
Tren wisata medis ke Malaysia melonjak seiring penguatan akses layanan kesehatan bagi warga Indonesia. [Foto: ist]

JAKARTA, iNewsTangsel - Wisata medis atau health tourism menjadi tren baru yang menggabungkan layanan kesehatan dengan pariwisata. Selain di Indonesia, tren ini juga berkembang di Malaysia yang belakangan menyasar warga RI sebagai pasien. 

Malaysia menawarkan layanan kesehatan berstandar internasional yang kompetitif dengan fokus pengembangan mulai diarahkan ke wilayah Terengganu dan Kuantan guna melengkapi destinasi populer yang sudah ada seperti Kuala Lumpur dan Penang. Langkah ini diambil untuk memberikan pilihan yang lebih beragam bagi pasien asing, khususnya warga negara Indonesia yang mencari prosedur medis spesialis atau pendapat kedua (second opinion).

Guna mendukung kemudahan akses bagi pasien dari Indonesia, penyedia layanan kesehatan di Malaysia seperti KMI Healthcare mulai menjalin kolaborasi strategis dengan mitra rujukan dan perusahaan asuransi di Jakarta. Sinergi ini mencakup pengaturan perjalanan medis, pendampingan selama perawatan, hingga koordinasi klaim asuransi agar prosesnya menjadi lebih efisien bagi pasien lintas negara.

“KMI Hospitals membuka peluang kolaborasi melalui skema panel, sehingga pasien yang diasuransikan dapat mengakses layanan kami secara lebih mudah,” jelas Head of Operations KMI Healthcare, Nurul Islam bin Mohamed Yusof, dalam keterangan resminya, Jumat (1/5/2026).

Melalui skema panel asuransi yang terintegrasi, diharapkan hambatan administrasi yang selama ini dialami pasien internasional dapat diminimalisir secara signifikan.

Faktor kesamaan budaya, bahasa, hingga kuliner antara Indonesia dan Malaysia menjadi keunggulan tersendiri yang meningkatkan kenyamanan pasien selama masa pengobatan. Kedekatan ini mempermudah komunikasi antara tenaga medis dan pasien, sehingga penyampaian informasi mengenai diagnosis serta tindakan medis dapat dipahami dengan baik. 

Hal tersebut menjadi salah satu alasan utama mengapa tren mobilitas masyarakat Indonesia untuk mendapatkan perawatan kesehatan di negeri jiran terus menunjukkan grafik peningkatan setiap tahunnya.

Pengembangan fasilitas medis di pantai timur Malaysia ini juga didukung oleh penerapan teknologi modern dan kualitas keperawatan yang mengedepankan pendekatan personal. Pemerintah setempat berkomitmen untuk terus meningkatkan infrastruktur kesehatan guna menjamin keselamatan serta kepuasan pasien mancanegara yang datang. Dengan adanya penguatan jaringan rujukan dan kemudahan akses transportasi, wilayah Terengganu dan Kuantan diproyeksikan akan menjadi gerbang baru yang menjanjikan dalam industri kesehatan global.
 

Editor : Aris

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network