Langkah cepat ini diambil oleh pihak yayasan sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan hukum dalam menyikapi isu sensitif yang melibatkan anak di bawah umur. Pihak yayasan juga berkomitmen penuh untuk mengusut tuntas masalah ini secara adil, tegas, dan tanpa tebang pilih sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Saat ini, manajemen sekolah menempatkan perlindungan mental anak dan ketenangan psikologis para peserta didik sebagai prioritas kerja yang paling utama di lapangan.
"Fokus utama kami saat ini adalah memastikan lingkungan belajar tetap aman dan kondusif bagi seluruh siswa-siswi," tambah pihak sekolah dalam rilis tertulisnya.
Editor : Aris
Artikel Terkait
